Budi Arie Tegaskan Tetap Dukung Pemerintahan Prabowo Meski Didepak dari Kabinet
Ketua Umum Organisasi Relawan Pro Jokowi (Projo), Budi Arie menegaskan Projo akan tetap mendukung pemerintahan Presiden dan Wakil Presiden RI, Prabowo Subianto-Gibran Rakabuming Raka meski dirinya tak lagi menjadi bagian dari kabinet.
"Projo itu pendukung awal pemerintahan ini. Terutama pemerintahan Pak Prabowo-Gibran. Karena kita yang merancang, kita yang mendukung sejak awal, lewat tadi yang dijelaskan Pak Sekjen, mekanisme kita kan Musra yang hampir satu tahun itu," kata Budi Arie kepada wartawan di Kantor DPP Projo, Jakarta Selatan, dikutip Kamis, 30 Oktober 2025.
"Jadi mosok pemerintah yang kita dukung dari awal kita tinggalkan. Enggak bisa dong," sambungnya.
Projo, kata Budi Arie akan bertanggungjawab ke rakyat dengan memastikan bahwa pemerintahan yang didukung berjalan dengan sukses.
"Ya. Kita akan bertanggung jawab kepada rakyat, kepada masyarakat bahwa pemerintahan yang kita dukung sejak awal ini harus berhasil, harus sukses, harus memberi manfaat buat bangsa dan memberi manfaat terbaik untuk takyat," tutur eks Menteri Koperasi itu.
Sebelumnya diberitakan, Presiden RI Prabowo Subianto resmi melantikan Ferry Joko Juliantono sebagai Menteri Koperasi. Ferry menggantikan posisi Budi Arie Setiadi selaku menteri.
Pelantikan ini sesuai dengan Keputusan Presiden RI Nomor 86P Tahun 2025 tentang pemberhentian dan pengangkatan Menteri dan Wakil Menteri Negara Kabinet Merah Putih periode tahun 2024-2029.
Selanjutnya, Prabowo memimpin pembacaan sumpah jabatan terhadap Ferry Juliantono.
"Bahwa saya akan setia kepada UUD NKRI tahun 1945 serta akan menjalankan segala peraturan perundang-undangan dengan selurus-lurusnya demi dharma bakti saya kepada bangsa dan negara," kata Prabowo memimpin pembacaan sumpah jabatan.
"Bahwa saya dalam menjalankan tugas jabatan akan menjunjung tinggi etika jabatan, bekerja dengan sebaik-baiknya dengan penuh rasa tanggungjawab," lanjutnya.