Diamanahi Prabowo Kelola SDA, Bahlil: Jangan Kita Habiskan Sekaligus

Menteri ESDM, Bahlil Lahadalia di Minerba Convex 2025
Menteri ESDM, Bahlil Lahadalia di Minerba Convex 2025

Menteri ESDM, Bahlil Lahadalia menegaskan, sebagai salah satu negara dengan kekayaan sumber daya alam (SDA) terbesar di dunia, Indonesia memiliki keunggulan pada sejumlah komoditas mineral dan batu bara (minerba).

Dia menjabarkan, selain sebagai produsen nikel terbesar di dunia, Indonesia juga merupakan produsen batu bara terbesar kelima di dunia, serta produsen timah terbesar kedua di dunia setelah China.

Bahlil menambahkan, Indonesia juga merupakan salah satu penghasil panas bumi terbesar di dunia, serta komoditas penting lainnya seperti bauksit, tembaga, logam tanah jarang, dan lain sebagainya.

"Dan ini yang juga sedang kita dorong sebagai bagian dari aset negara kita," kata Bahlil di acara Minerba Convex, di JICC Senayan, Jakarta, Rabu, 15 Oktober 2025.

Ketua Umum Partai Golkar Bahlil Lahadalia di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta

Dengan kekayaan SDA Indonesia sebesar itu, Bahlil mengaku telah diamanahkan oleh Presiden Prabowo untuk mengelola dan memanfaatkannya demi kepentingan dan kemakmuran rakyat Indonesia.

"Artinya, sumber daya alam kita yang begini besar harus kita kelola sebaik-baiknya untuk kepentingan rakyat, bangsa, dan negara, serta untuk kesejahteraan rakyat kita. Ini terkait dengan Pasal 33 Undang-Undang Dasar 1945," ujar Bahlil.

Pesan lainnya dari Prabowo kepada Bahlil adalah agar kekayaan alam Indonesia tidak dihabiskan sekaligus, guna memberikan kesempatan kepada generasi penerus bangsa untuk menikmatinya di masa mendatang.

"Salah satu yang selalu menjadi arahan bapak presiden adalah bahwa sumber daya alam kita, tambang kita, dalam pengelolaannya, jangan kita pikir kita habiskan sekaligus," kata Bahlil.

"Kita harus ingat bahwa ada generasi berikutnya yang kita harus perlakukan dengan baik, dengan lingkungan yang baik, dan dengan proses-proses yang memenuhi kaidah aturan yang berlaku," ujarnya.