Prabowo Tiba di Tanah Air Usai Hadiri KTT Perdamaian Gaza
Presiden RI Prabowo Subianto tiba di Tanah Air usai menuntaskan kunjungannya menghadiri KTT Perdamaian Gaza di Sharm el-Sheikh, Mesir.
Pesawat Kepresidenan Indonesia-1 yang membawa Presiden Prabowo, Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya, dan Menteri Luar Negeri Sugiono mendarat dengan mulus di Pangkalan Udara (Lanud) Halim Perdanakusuma, Jakarta, Selasa, sekitar pukul 14.30 WIB.
Kedatangan Prabowo disambut langsung di bawah tangga pesawat oleh sejumlah pejabat tinggi negara, termasuk Menteri Sekretaris Negara (Mensesneg) Prasetyo Hadi, Menteri Pertahanan (Menhan) Sjafrie Sjamsoeddin.
Kemudian, Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora) Erick Thohir, CEO Danantara Rosan Roeslani, dan Kepala Badan Komunikasi Pemerintah Angga Raka.
Presiden Prabowo, yang mengenakan setelan safari krem dan peci hitam, tampak menyalami satu per satu para pejabat penyambut di bawah tangga pesawat.
Beliau sempat berbincang singkat selama kurang lebih 10 menit dengan para pejabat sebelum menyampaikan pernyataan kepada awak media seputar hasil kunjungan kerjanya ke Mesir.
Sebelumnya diberitakan, Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump memuji Presiden RI Prabowo Subianto usai penandatangan perjanjian dalam KTT Perdamaian Gaza di Sharm El-Sheikh, Mesir, Senin, 13 Oktober 2025.
Berdasarkan tayangan di YouTube Sekretariat Presiden, pujian itu disampaikan Trump dalam sesi konferensi pers KTT Perdamaian Gaza.
Trump menyampaikan terima kasih kepada para pemimpin dunia yang hadir termasuk Prabowo. Dia lantas memuji sosok Prabowo di depan pada pemimpin dunia. Trump menyebut Prabowo sebagai sosok yang luar biasa dari Indonesia.
"Bersama dengan kita adalah Presiden Prabowo, sosok luar biasa dari Indonesia," ujar Trump, sembari menoleh ke arah Presiden Prabowo yang berdiri di antara para pemimpin negara lain.
Pernyataan Presiden Trump tersebut menggambarkan pengakuan dan penghargaan terhadap peran penting Indonesia dalam diplomasi perdamaian kawasan.
Kehadiran Indonesia dalam KTT Perdamaian Sharm El-Sheikh mencerminkan komitmen dan konsistensi untuk terus mendorong stabilitas, kemanusiaan, dan keadilan global.
“Indonesia sudah kita bahas. Saya hanya ingin mengatakan bahwa itu adalah negara besar, negara yang kuat, dan kinerjanya sangat luar biasa,” tutur Trump. (ANTARA)