Perwakilan Ponpes Al Khoziny Sampaikan Permintaan Maaf dan Duka Cita ke Keluarga Korban

Alat berat selesai membersihkan puing-puing reruntuhan bangunan ponpes ambruk
Alat berat selesai membersihkan puing-puing reruntuhan bangunan ponpes ambruk

 Pihak perwakilan Pondok Pesantren (Ponpes) Al Khoziny di Baduran, Kabupaten Sidoarjo Jawa Timur, angkat bicara. Dalam keterangannya di hadapan media, perwakilan ponpes yakni M. Zainal Abidin menyampaikan duka mendalam atas meninggalnya 67 santri ponpes Al Khoziny dalam insiden amburuknya musola di pesantren tersebut.

Sambil menahan tangisnya, Zainal Abidin meyakni bahwa para santri yang meninggal dunia dalam keadaan thalabul’ ilmi atau menuntut ilmu dan bersaksi mereka meninggal dalam keadaan khusnul khotimah.  

“Pertama menyampaikan innillahi wa inna ilaihi rojiun, turut berbela sungkawa yang sedalam-dalamnya atas meninggalnya para kader istimewa, santri -santri kami, kami yakin bahwa mereka meninggal dunia dalam kondisi thalabul ‘ilmi ,bersuci dalam keadaan solat. Kami berani bersumpah mereka khusnul khotimah,” kata dia seperti dikutip dari tayangan YouTube KompasTv, Rabu 8 Oktober 2025.

Dalam keterangannya di hadapan awak media, Zainal yang mewakili ponpes Al Khoziny juga meminta maaf kepada pihak keluarga jika selama ini belum memberikan pelayanan yang maksimal terhadap santri-santri yang menuntut ilmu di sana. Tak hanya itu saja, pihaknya juga meminta maaf kepada seluruh masyarakat jika selama proses pencarian yang berlangsung hingga Selasa kemarin ada perkataan atau ucapan yang tidak mengenakkan hati masyarakat.

”Kami mohon maaf yang sebesar-besarnya mewakili keluarga ndalem manakala kami belum bisa memberikan pelayanan kepada santri secara maksimal. Kami juga mohon maaf kepada semua masyarakat yang mungkin dalam perjalanan hari pertama sampai hari ini ada hal-hal yang kurang mengenakkan hati,” kata dia.

Dalam kesempatan itu juga pihaknya mengucapkan rasa terima kasih kepada pemerintah baik pemerintah daerah, maupun pusat, hingga para tim Basarnas dan BPPD yang telah membantu dalam insiden ini.

”Kami mengucapkan ribuan terima kasih kepada masyarakat dan pemerintah pusat, provinsi, kabupataen dan masyarakat sekitar yang memberikan sumbangan, partisipasi luar biasa pada situasi ini. Kami tidak bisa memberikan balasan dari apa yang semua hadir, semua yang berkontribusi. Hanya ucapan terima kasih mudah-mudahan bisa menjadi catatan baik untuk semua yang berpartisipasi dari BPPD, Basarnas, dari semua dari kementerian semua ya,”kata dia.

Di sisi lain terkait dengan kegiatan di ponpes. Untuk saat ini kata Zainal para santri sedang diliburkan sementara. Namun pihaknya masih memberikan fasilitas berupa tenda di halaman timur ponpes untuk santri yang masih tinggal di pondok.

” Sementara masih kita liburkan untuk situasi dan kondisi yang ada. Nampaknya kita tunggu investiasi dulu kalau sudah ada rekomendasi untuk ditempati kita tempati. Kami sudah siapkan ruangan di sebelah timur itu ada halaman yang cukup luas mungkin kita buat tenda-tenda sementara bisa digunakan menginap para santri yang hari ini masih menetap hari ini, mengawal, membantu proses-proses yang sedang berlangsung,” kata dia.