Como 1907 Ucapkan Duka Cita Atas Wafatnya Michael Bambang Hartono
Como 1907 mengucapkan duka cita usai wafatnya salah satu pemegang saham mayoritas, Michael Bambang Hartono.
Kabar duka mengenai wafatnya pemilik Como 1907, Michael Bambang Hartono disampaikan oleh Senior Corporate Communications Manager PT Djarum, Budi Darmawan.
"Keluarga Besar PT Djarum berduka cita atas wafatnya Pak Michael Bambang Hartono, Kamis 19 Maret 2026 pukul 13.15 waktu Singapura," ujar Budi dikutip dari Kompas.com, Kamis.
Michael Bambang Hartono bersama Robert Budi Hartono merupakan dua pemegang saham mayoritas Como 1907 dan membawa klub dari Serie D hingga berkompetisi di Serie A Liga Italia.
Michael Bambang dan Robert Budi yang dikenal sebagai kakak beradik Hartono merupakan salah satu orang terkaya di Indonesia dan masuk dalam ranking orang terkaya di dunia.
Jean Butez (kanan) berselebrasi dengan Marc-Oliver Kempf di akhir pertandingan sepak bola Serie A Liga Italia antara Juventus vs Como di Stadion Allianz di Turin pada 21 Februari 2026. (Foto oleh Isabella BONOTTO / AFP)
Ucapan Duka Cita dari Como 1907
Selain memiliki Como 1907, Michael Bambang Hartono bersama Robert Budi dikenal sebagai pemilik Djarum, juga Bank Central Asia (BCA), dan perusahaan elektronik Polytron.
Como 1907 sebagai klub yang dimiliki oleh Michael Bambang Hartono pun mengucapkan duka cita di akun Instagram resmi mereka.
"Como 1907 sangat berduka atas meninggalnya Michael Bambang Hartono," tulis akun Instagram resmi @comofootball
"Kami menyampaikan belasungkawa yang tulus kepada keluarga Hartono dan seluruh jajaran Djarum Group."
"Di bawah kepemimpinan keluarga Hartono, Klub telah memasuki babak baru dalam sejarahnya, dan kami mengenang beliau dengan rasa syukur dan hormat," imbuhnya.
Ucapan duka yang diunggah oleh Como 1907 kemudian mendapat tanggapan dari salah satu mantan pemainnya, yaitu Raphael Varane.
Jasa Michael Bambang Hartono Di Olahraga Bridge
Selain menjadi sosok berpengaruh dalam dunia sepak bola, Michael Bambang Hartono juga dikenal berjasa dalam pengembangan olahraga bridge profesional.
Sempat diketahui bahwa Michael Bambang Hartono turut serta mengikuti Asian Games 2018 di Indonesia dalam cabang olahraga Bridge.
Bahkan, Michael Bambang Hartono kala itu meraih medali perunggu dan mendapat penghargaan dari pemerintah Indonesia melalui Presiden Joko Widodo.
Seperti dilansir dari Goal, perjalanan keluarga Hartono dimulai dari sang ayah, Oie Wie Gwan yang mengakuisisi sebuah perusahaan rokok yang hampir bangkrut pada 1950.
Perusahaan ini kemudian menjadi pemimpin dalam pasar rokok, sebelum kemudian keluarga Hartono memperlebar bisnis mereka dengan akuisisi Bank Central Asia dan membentuk perusahaan elektronik Polytron.
KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang