Wamensesneg Sebut Prabowo Sudah Tahu Kasus Keracunan Massal Imbas MBG
Wakil Menteri Sekretaris Negara (Wamensesneg), Bambang Eko Suhariyanto, mengatakan Presiden RI Prabowo Subianto sudah mengetahui kasus keracunan yang dialami para siswa di sejumlah daerah usai menyantap menu Makan Bergizi Gratis (MBG).
Dia menyebut Prabowo sudah mengetahui hal itu melalui pemberitaan media.
"Oh tahu, tahu, kan di media kan ada," kata Bambang kepada wartawan, di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta Pusat, Jumat, 26 September 2025.
Meski begitu, Bambang mengaku belum mengetahui arahan dari Prabowo terkait kasus keracunan MBG.
Sebab, saat ini Presiden masih berada di luar negeri untuk lawatan kenegaraan.
"Kita nggak tahu karena beliau masih di luar negeri," tutur dia.
Sebelumnya diberitakan, Kabupaten Bandung Barat darurat kasus keracunan massal siswa/pelajar di semua tingkatan mulai dari SD, SMP dan SMA/SMK diduga usai menyantap makanan program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang dibagikan di sekolah mereka pada awal pekan ini.
Berdasarkan data Dinas Kesehatan Kabupaten Bandung Barat, jumlah korban keracunan hingga Rabu malam, 24 September 2025, sebanyak 911 siswa mengalami gejala keracunan MBG.
Jumlah tersebut akumulasi dari dua kejadian, yakni pada Senin 22 September 2025, yang menimpa 411 orang, dan peristiwa terbaru pada Rabu, 23 September 2025 dengan 500 anak.
Untuk kasus terbaru, terbanyak terjadi di Kecamatan Cipongkor dengan 400 siswa dan 100 lainnya di Desa Citalem.
Sementara itu, kasus keracunan juga dialami para siswa di SDN 12 Kecamatan Benua Kayong, Kabupaten Ketapang, Provinsi Kalimantan Barat. Mereka diduga mengalami keracunan usai menyantap menu olahan ikan hiu dalam program MBG.