Perjalanan Politik Afriansyah Noor: PBB, Partai Demokrat, dan Wamenaker Kabinet Prabowo

partai demokrat, Afriansyah Noor, kabinet prabowo, Wamenaker, Wamenaker Kabinet Prabowo, Perjalanan Politik Afriansyah Noor: PBB, Partai Demokrat, dan Wamenaker Kabinet Prabowo

 Presiden Prabowo Subianto baru saja melantik Afriansyah Noor alias Ferry sebagai Wakil Menteri Ketenagakerjaan (Wamenaker) pada Rabu (17/9/2025), bertempat di Istana Negara, Jakarta. 

Sebelumnya, ia sempat menjabat sebagai Wamenaker pada era Presiden ke-7 Joko Widodo

Dalam kabinet merah Putih,  Afriansyah Noor menggantikan Immanuel Ebenezer alias Noel yang sebelumnya menjabat sebagai Wamenaker. 

Immanuel Ebenezer kini menjadi tersangka Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) terkait kasus dugaan pemerasan dalam pengurusan izin keselamatan dan kesehatan kerja (K3) di Kemenaker.

Perjalanan Politik Afriansyah Noor

Afriansyah Noor memiliki perjalanan politik yang berliku. Awalnya, ia bergabung dengan Partai Bulan Bintang (PBB) menjadi kader sejak 1998 hingga menjabat sebagai Sekretaris Jenderal (Sekjen). Namun, pada Juni 2024, PBB mencopotnya dari posisi tersebut. 

Fahri Bachmid, Penjabat Ketua Umum PBB, mengonfirmasi bahwa pencopotan tersebut adalah langkah biasa dalam organisasi untuk akselerasi konsolidasi internal, terutama menjelang Pilkada Serentak 2024.

"Proses pergantian posisi pengurus serta Sekjen di internal PBB sering terjadi dilakukan. Sebab itu merupakan kewenangan penuh dari ketua umum atau Pejabat ketua Umum DPP PBB sesuai sifat kepentingan dan kebutuhan organisasi," terang Fahri Bachimd, dikutip Kompas.com (16/06/2024)

Afriansyah sendiri mengonfirmasi bahwa ia menerima pemberhentian tersebut saat sedang berada di Swiss untuk dinas sebagai Wakil Menteri Ketenagakerjaan.

Dia menambahkan bahwa proses pencopotannya diduga dipengaruhi oleh intervensi dari Yusril Ihza Mahendra, mantan Ketua Umum PBB, yang memimpin proses pemilihan Ketua Umum PBB di MDP 2024, di mana Afriansyah kalah dari Fahri Bachmid.

Proses Pencopotan Sekjen PBB

Yusril Ihza Mahendra memberikan penjelasan terkait pencopotan Afriansyah Noor.

Meski sudah mundur sebagai Ketua Umum PBB, Yusril menandatangani surat pencopotan Afriansyah berdasarkan permintaan pejabat Kemenkumham, sesuai dengan Permenkumham Nomor 34 Tahun 2017 yang mengharuskan mantan Ketua Umum menandatangani surat pengesahan tersebut.

Afriansyah Noor Bergabung dengan Partai Demokrat

Dilansir Kompas.com (23/3/2025), setelah diberhentikan dari PBB, Afriansyah Noor bergabung dengan Partai Demokrat. Ia kini menjabat sebagai Wakil Sekretaris Jenderal (Wasekjen) Partai Demokrat. 

“Afriansyah Noor, Wakil Sekretaris jenderal,” terang Ketua Umum Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) saat membacakan Wasekjen periode 2025-2030, Minggu (23/3/2025),  

Ketua Umum Demokrat, Agus Harimurti Yudhoyono (AHY), menyambut baik kehadiran Afriansyah dan berharap bahwa semangat baru dari Afriansyah akan membawa perubahan positif untuk Partai Demokrat ke depan.

Sebagian artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul , Yusril Ungkap Alasan Tanda Tangani Pencopotan Afriansyah Noor meski Bukan Ketum PBB LagiAfriansyah Noor Duga Ada Intervensi Yusril di Dalam Pencopotannya sebagai Sekjen PBB dan PBB Copot Afriansyah Noor dari Posisi Sekjen.

Di saat situasi tidak menentu, Kompas.com tetap berkomitmen memberikan fakta jernih dari lapangan. Ikuti terus update terkini dan notifikasi penting di Aplikasi Kompas.com.