Mensesneg Bantah Prabowo Kirim Surpres Pergantian Kapolri

Menteri Sekretaris Negara (Mensesneg) Prasetyo Hadi
Menteri Sekretaris Negara (Mensesneg) Prasetyo Hadi

  Isu pergantian Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo kembali mencuat ke publik. Namun, istana menegaskan hingga saat ini belum ada surat presiden (surpres) yang dikirimkan terkait hal tersebut.

Menteri Sekretaris Negara (Mensesneg) Prasetyo Hadi memastikan kabar adanya surpres pergantian Kapolri ke DPR adalah tidak benar.

“Berkenaan dengan surpres pergantian Kapolri ke DPR bahwa itu tidak benar, jadi belum ada surpres yang dikirim ke DPR mengenai pergantian Kapolri. Sebagaimana juga sudah disampaikan oleh pimpinan DPR bahwa memang belum ada, atau tidak ada surpres tersebut,” ujar Prasetyo dalam keterangan, Sabtu 13 September 2025.

Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo (sumber: istimewa)

Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo (sumber: istimewa)

Sebelumnya, Wakil Ketua DPR RI Sufmi Dasco Ahmad menyampaikan hal senada. Ia menegaskan pimpinan dewan sampai saat ini belum menerima surpres apapun dari Presiden Prabowo Subianto terkait pergantian Kapolri.

“Pimpinan DPR sampai hari ini belum terima surpres mengenai pergantian Kapolri,” kata Dasco.

Meski begitu, spekulasi terus beredar. Anggota Komisi III DPR RI Nasir Djamil mengaku mendengar informasi bahwa Kapolri Listyo Sigit akan dicopot pada akhir tahun 2025.

“Ya saya dengar katanya sih beliau (Listyo) akan akhir tahun ini akan diganti, katanya begitu,” ungkapnya.

Nasir menyebutkan, kemungkinan pergantian terjadi pada November atau Desember 2025.

“Mungkin biasa Desember atau November, tapi ya di ujung tahun 2025 informasi yang kita dapat,” tambahnya tanpa merinci lebih jauh.

Beredar pula kabar bahwa nama calon pengganti Listyo berinisial D dan S, keduanya berpangkat bintang tiga.

Isu ini kian hangat setelah Presiden Prabowo pada Kamis 11 September menyetujui pembentukan Tim Reformasi Kepolisian usai berdiskusi dengan tokoh Gerakan Nurani Bangsa. Para tokoh itu menilai sudah saatnya dilakukan evaluasi besar-besaran di tubuh Polri.

tvOnenews/Abdul Gani Siregar