Top 7+ Fakta Sopir Bank Jateng yang Bawa Kabur Rp 10 Miliar, Ditangkap Saat Tidur di Rumah Baru
- 1. Ditangkap saat Tidur di Rumah Baru
- 2. Membeli Rumah dan Mobil dari Uang Curian
- 3. Tiga Karung Uang Tunai Disita Polisi
- 4. Tidak Beraksi Sendiri, Ada Pihak Lain yang Terlibat
- 5. Tinggalkan Mobil Operasional di Karanganyar
- 6. Aksi Kabur saat Polisi Pengawal ke Toilet
- 7. Polisi Masih Lakukan Pemeriksaan dan Telusuri Aliran Dana

Polisi berhasil menangkap sopir Bank Jateng cabang Wonogiri berinisial Anggun Tyas (AT), yang membawa kabur uang senilai Rp 10 miliar. Pelaku ditangkap setelah sempat buron selama sepekan, tepatnya pada Senin (8/9/2025) dini hari.
Penangkapan dilakukan oleh Tim Resmob Polresta Solo bersama Jatanras Polda Jawa Tengah dengan backup dari Polsek Panggang, Gunungkidul, Daerah Istimewa Yogyakarta. Berikut tujuh fakta terkait kasus ini:
1. Ditangkap saat Tidur di Rumah Baru
Kapolsek Panggang, AKP Gatot Sukoco, mengatakan AT ditangkap tanpa perlawanan saat tertidur di rumah barunya di Kalurahan Giriwungu, Kecamatan Panggang, Gunungkidul.
“(Ditangkap) di rumah, dia (A) beli rumah di Giriwungu, Panggang. Tidak ada perlawanan, posisi tidur mereka,” kata Gatot, Senin.
Kapolresta Solo, Kombes Pol Catur Cahyono Wibowo, juga membenarkan penangkapan tersebut.
“Alhamdulillah, dari Polresta Surakarta sudah menangkap pelaku utama di daerah Panggang, Gunungkidul Selatan, pukul 04.00 pagi tadi,” ujarnya.
2. Membeli Rumah dan Mobil dari Uang Curian
Dari hasil kejahatannya, AT langsung membelanjakan uang untuk membeli rumah senilai Rp 140 juta (baru dibayar Rp 70 juta), sebuah mobil Daihatsu Ayla, dua sepeda motor, serta perabot rumah tangga dan handphone.
Polisi menduga ada pihak lain yang mengarahkan AT untuk membeli rumah tersebut.
3. Tiga Karung Uang Tunai Disita Polisi
Saat penangkapan, polisi berhasil menyita tiga karung berisi uang tunai dari tangan AT. Barang bukti ini kini diamankan di Mapolresta Solo bersama dua unit mobil hasil pembelian.
“Pelaku sudah kami amankan dan saat ini masih dalam pemeriksaan lebih lanjut,” kata Ipda Irham Rhozan Al Fiqri, Kanit Resmob Satreskrim Polresta Solo.
4. Tidak Beraksi Sendiri, Ada Pihak Lain yang Terlibat
Selain AT, polisi juga mengamankan dua orang lainnya yang diduga menerima aliran dana dari hasil pencurian.
“Kita juga mengamankan dua orang yang diduga menerima aliran dana,” ujar Irham.
Total ada tiga orang yang diamankan dan kini diperiksa lebih lanjut di Polresta Solo.
5. Tinggalkan Mobil Operasional di Karanganyar
Sebelum kabur ke Gunungkidul, AT sempat meninggalkan mobil operasional Toyota Avanza hitam bernomor polisi H 1959 UF di kawasan Colomadu, Karanganyar.
Mobil tersebut ditemukan dalam keadaan kosong, bahkan kuncinya ditinggalkan.
Setelah itu, AT kabur menggunakan mobil Daihatsu Sigra merah bernomor polisi AD 1236 MX.
6. Aksi Kabur saat Polisi Pengawal ke Toilet
Kejadian pencurian uang Rp 10 miliar ini berlangsung pada Senin (1/9/2025). Saat itu, mobil Bank Jateng yang dikemudikan AT membawa teller dan seorang polisi pengawal untuk mengambil uang di Cabang Solo.
Namun, ketika teller masih berada di dalam bank dan polisi pengawal pergi ke toilet, AT justru melarikan mobil yang berisi tiga karung uang tunai sekitar pukul 12.20 WIB.
Kasatreskrim Polresta Solo, AKP Prastiyo Triwibowo, menjelaskan pengawalan sudah sesuai prosedur.
“Pengamanan dilakukan sesuai SOP dan permintaan. Kalau memang permintaan pengamanannya satu, ya dilaksanakan sesuai. Tolak ukurnya pihak yang membutuhkan pengamanan,” kata Prastiyo, Rabu (3/9/2025).
7. Polisi Masih Lakukan Pemeriksaan dan Telusuri Aliran Dana
Hingga kini, Satreskrim Polresta Solo masih memeriksa AT dan dua orang lain yang diamankan. Polisi juga menelusuri aliran dana hasil pencurian, serta mendalami dugaan keterlibatan pihak lain.
“Yang pasti pelaku sudah kami tangkap. Untuk perkembangan selanjutnya akan segera kami sampaikan,” tegas Kombes Pol Catur.
Sebagian Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul " dan Tribun Jateng dengan judul "Sebelum Kabur, Driver Bank Wonogiri yang Gondol Rp10 M Tinggalkan Mobil Operasional di Colomadu"
Di saat situasi tidak menentu, Kompas.com tetap berkomitmen memberikan fakta jernih dari lapangan. Ikuti terus update terkini dan notifikasi penting di Aplikasi Kompas.com.