Jejak Costinel Cosmin Zuleam: Rampok Rp 3,9 Miliar dan Bunuh Pengusaha Rumania, Ditangkap di Bali
- 1. Terlibat Pembunuhan Sadis Pengusaha Rumania
- 2. Gasak 16 Jam Tangan Mewah Senilai Rp 3,9 Miliar
- 3. Masuk ke Indonesia Lewat Soekarno-Hatta
- 4. Menyamar Jadi Wisatawan dan Nikah Siri di Bali
- 5. Hidup dari Penghasilan Istri Selama Buron
- 6. Terendus Lewat Unggahan Facebook
- 7. Dideportasi dan Menghadapi Ancaman Penjara Seumur Hidup

Pelarian panjang Costinel Cosmin Zuleam (33), buronan internasional asal Rumania yang paling dicari di Eropa, berakhir di tangan tim gabungan Polri.
Zuleam diringkus di wilayah Denpasar, Bali, setelah menjadi buron atas kasus perampokan sadis dan pembunuhan berencana terhadap seorang pengusaha di negaranya.
Penangkapan pria kelahiran 1993 ini mengakhiri persembunyiannya selama hampir dua tahun di Indonesia.
Zuleam diketahui masuk ke Indonesia hanya selang beberapa hari setelah melakukan aksi kriminal brutal di kota Sibiu, Rumania, pada November 2023.
Berikut adalah 7 fakta pelarian hingga penangkapan Costinel Cosmin Zuleam yang dirangkum Kompas.com:
1. Terlibat Pembunuhan Sadis Pengusaha Rumania
Zuleam merupakan otak di balik perampokan brutal terhadap pengusaha lokal Rumania, Adrian Kreiner, pada 6 November 2023. Zuleam bersama dua rekannya menyusup ke rumah korban dengan mengenakan penutup wajah (balaclava).
"Tersangka bersama dua komplotannya menyusup ke rumah seorang pengusaha lokal, melakukan penyiksaan ekstrem terhadap korban hingga meninggal dunia, dan mengancam anak perempuan korban dengan senjata api," ujar Dirreskrimum Polda Bali, Kombes Pol I Gede Adhi Mulyawarman, Selasa (20/1/2026) malam.
2. Gasak 16 Jam Tangan Mewah Senilai Rp 3,9 Miliar
Dalam aksinya, komplotan ini menggasak 16 unit jam tangan mewah milik korban. Nilai total kerugian diperkirakan mencapai 200.000 Euro atau setara dengan Rp 3,977 miliar (kurs Rp 19.886 per 1 euro).
Anak perempuan korban berhasil selamat setelah menghubungi nomor darurat 112, namun Adrian Kreiner dinyatakan meninggal dunia di rumah sakit akibat luka-luka yang dideritanya.
3. Masuk ke Indonesia Lewat Soekarno-Hatta
Ilustrasi Kriminal. Tim gabungan dari Divisi Hubungan Internasional (Divhubinter) Polri dan Kepolda Bali berhasil meringkus Costinel Cosmin Zuleam (33), buronan kelas kakap asal Rumania yang masuk dalam daftar Red Notice Interpol.
Setelah melakukan pembunuhan, Zuleam langsung melarikan diri ke luar negeri. Berdasarkan catatan imigrasi, ia masuk ke Indonesia melalui Bandara Internasional Soekarno-Hatta pada 14 November 2023.Lima hari kemudian, tepatnya 19 November 2023, Pengadilan Sibiu mengeluarkan surat perintah penangkapan dan statusnya resmi menjadi Red Notice Interpol.
4. Menyamar Jadi Wisatawan dan Nikah Siri di Bali
Untuk mengelabui petugas, Zuleam memilih Bali sebagai lokasi persembunyian karena ia pernah berlibur ke Pulau Dewata pada 2018. Di Bali, ia hidup berpindah-pindah dan melakukan pernikahan siri dengan seorang perempuan warga negara Indonesia (WNI).
"Pada saat kita lakukan penangkapan bersama jajaran Polda Bali, kita dapati status yang bersangkutan telah menikah dengan status siri dengan warga negara Indonesia," ungkap Kabagjatranin Set NCB Interpol Divhubinter, Kombes Pol Ricky Purnama.
5. Hidup dari Penghasilan Istri Selama Buron
Selama menetap di Bali, Zuleam berusaha hidup sederhana di sebuah rumah kontrakan agar tidak memancing kecurigaan. Menariknya, ia tidak bekerja dan sepenuhnya bergantung pada finansial istrinya. Sang istri pun sama sekali tidak mengetahui bahwa suaminya adalah pembunuh yang dicari Interpol.
"Ia berusaha tidak mencolok, jadi yang berpenghasilan justru pasangannya. Istrinya ini yang menjadi support system kehidupannya selama pelarian," tambah Ricky Purnama.
6. Terendus Lewat Unggahan Facebook
Meskipun mencoba hidup tertutup, keberadaan Zuleam akhirnya terendus oleh Bagian Kejahatan Internasional Sekretariat National Central Bureau (NCB) Interpol Indonesia.
Tim menemukan jejak digital melalui unggahan di akun Facebook milik tersangka. Hal ini menjadi titik terang bagi tim gabungan untuk melakukan operasi senyap selama tiga hari sebelum akhirnya menangkap Zuleam di Kerobokan, Denpasar, pada 15 Januari 2026.
7. Dideportasi dan Menghadapi Ancaman Penjara Seumur Hidup
Berbeda dengan dua rekannya yang sudah tertangkap lebih dulu di Irlandia dan Skotlandia dan dijatuhi hukuman penjara seumur hidup, Zuleam baru akan menghadapi proses hukumnya.
Setelah ditangkap, ia langsung dideportasi dan dipulangkan ke Rumania melalui Bandara I Gusti Ngurah Rai pada Selasa (20/1/2026) malam.
Kabid Humas Polda Bali, Kombes Pol Ariasandy, mengimbau agar masyarakat Bali lebih waspada terhadap orang asing.
"Kami mengimbau masyarakat agar tidak mudah percaya terhadap WNA yang menawarkan kerja sama bisnis, investasi, hingga hubungan personal yang mencurigakan," tegasnya.
Sebagian Artikel Telah Tayang di Kompas.com dengan Judul
Dalam segala situasi, KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih dari lapangan. Kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme. Berikan apresiasi sekarang