Kebakaran Rumah di Bone, Nenek 60 Tahun Diselamatkan Tetangga saat Tidur

Kebakaran rumah terjadi di Dusun III Manciri, Desa Manciri, Kecamatan Ajangale, Kabupaten Bone, Sulawesi Selatan (Sulsel), pada Minggu (1/3/2026) malam.
Peristiwa tersebut menghanguskan satu unit rumah milik milik Hj. Sahriah (60), seorang ibu rumah tangga.
Saat insiden terjadi, korban tengah tertidur di kamar bagian depan rumahnya. Beruntung, korban berhasil diselamatkan tetangga sebelum api membesar dan melalap seluruh bangunan.
Api Pertama Kali Diketahui Tetangga Korban
Kebakaran pertama kali disadari oleh Hasnah, tetangga korban. Ia mengaku melihat cahaya api muncul dari arah belakang rumah korban.
Menyadari kobaran tersebut adalah api, ia segera berlari ke depan rumah untuk membangunkan pemilik yang masih tertidur.
“Saya lihat api sudah menyala di bagian belakang. Saya langsung lari ke depan, panggil ibu Sahriah yang sementara tidur. Saya teriak minta tolong juga,” ujarnya pada Senin (2/3/2026) dilansir dari Tribun-Timur.
Hasnah mengaku panik ketika api mulai merambat ke bagian atap rumah. Bersama warga sekitar, ia berupaya mengevakuasi korban serta menyelamatkan barang-barang yang masih bisa dijangkau sembari menunggu petugas pemadam kebakaran datang.
Tiga Unit Damkar Dikerahkan
Warga setempat sempat berusaha memadamkan api menggunakan alat seadanya. Namun, hembusan angin membuat api cepat menjalar hingga sebagian besar bangunan hangus terbakar.
Kasi Humas Polres Bone, Iptu Rayendra, membenarkan peristiwa tersebut. Ia menyampaikan bahwa tiga unit armada pemadam kebakaran diterjunkan ke lokasi kejadian.
"Sekitar pukul 21.00 Wita, tiga unit armada pemadam kebakaran tiba di lokasi dan langsung melakukan upaya pemadaman. Petugas damkar berjibaku memadamkan api yang terus membesar, dan barulah sekitar pukul 22.00 Wita api berhasil dipadamkan total," terangnya.
Tidak Ada Korban Jiwa, Kerugian Capai Rp 250 Juta
Dalam kejadian itu dipastikan tidak ada korban jiwa. Korban berhasil dievakuasi oleh tetangganya sebelum api meluas.
“Tidak ada korban jiwa, korban berhasil diselamatkan tetangganya. Dugaan sementara penyebab kebakaran adalah arus pendek listrik,” ujar Rayendra.
Akibat kebakaran tersebut, rumah beserta sebagian besar isinya mengalami kerusakan berat dan tidak dapat diselamatkan. Total kerugian sementara diperkirakan mencapai Rp 250 juta.
“Kerugian sementara diperkirakan mencapai Rp 250 juta. Itu meliputi rumah semi permanen sekitar Rp 100 juta, uang tunai Rp 48 juta, dan perabot rumah sekitar Rp 112 juta,” tambahnya.
Kini, korban harus kehilangan tempat tinggal akibat musibah kebakaran tersebut.
Artikel ini telah tayang di Tribun-Timur.com dengan judul "Tidur saat Rumah Terbakar, Hj Sahriah di Manciri Bone Selamat Berkat Tetangga"
KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang