Anggota DPR Dorong ASEI Masuk Grand Design Ekspor Nasional, Ini Tujuannya
Anggota Komisi VI DPR RI, Christiany Eugenia Paruntu, mendorong pemerintah untuk segera memasukkan PT Asuransi Asei Indonesia (ASEI) ke dalam grand design ekspor industri nasional sebagai bagian dari strategi memperkuat pertumbuhan ekonomi Indonesia menuju target 8 persen.
Menurutnya, ASEI memiliki peran strategis dalam mendukung ekosistem perdagangan nasional melalui layanan perlindungan dan penjaminan bagi investor, perbankan, eksportir, hingga pelaku UMKM.
"Perlambatan ekonomi global saat ini memberikan tekanan langsung terhadap kinerja ekspor nasional. Kondisi tersebut diperburuk oleh meningkatnya ketidakpastian geopolitik dan risiko perang dagang internasional yang berpotensi mengganggu rantai pasok global," ujar Christiany dalam keterangan tertulisnya, Selasa, 26 Mei 2026.
Karena itu, Indonesia dinilai membutuhkan instrumen perlindungan ekspor yang lebih kuat dan terintegrasi agar perdagangan nasional tetap mampu bersaing di tengah dinamika ekonomi dunia yang semakin kompleks.
Menurutnya, rencana pembentukan BUMN Ekspor di bawah PT Danantara Strategi Indonesia (DSI) dapat menjadi momentum strategis untuk memperkuat sinergi antar-BUMN, termasuk ASEI, dalam mendukung perdagangan komoditas sumber daya alam Indonesia.
"Kehadiran asuransi penjaminan ekspor dinilai penting untuk mengamankan perdagangan komoditas strategis seperti batu bara, crude palm oil (CPO), ferroalloy, dan berbagai produk sumber daya alam lainnya di pasar global," katanya.
Anggota Komisi VI DPR RI Christiany Eugenia
Christiany menegaskan bahwa penataan kembali grand design asuransi ekspor nasional akan memberikan nilai tambah yang signifikan bagi negara.
Selain memperkuat perlindungan perdagangan nasional, sinergi tersebut juga dinilai berpotensi menciptakan sumber dividen baru bagi BUMN melalui pengelolaan risiko perdagangan yang lebih profesional, terukur, dan berstandar internasional.
Ia juga mengapresiasi langkah ASEI yang telah bergabung dalam kerja sama internasional OECD.
Menurutnya, langkah tersebut menjadi momentum penting untuk meningkatkan standar tata kelola dan kredibilitas kelembagaan asuransi ekspor nasional agar mampu bersaing di tingkat global serta menghadapi perubahan regulasi perdagangan internasional yang semakin dinamis.
Sebagai anggota Komisi VI DPR RI yang membidangi perdagangan dan BUMN, Christiany Eugenia Paruntu berharap pemerintah dapat segera memperkuat integrasi kebijakan perdagangan, pembiayaan, dan perlindungan ekspor nasional melalui sinergi antar-lembaga dan BUMN strategis.
Ia optimistis langkah tersebut dapat memperkuat daya saing ekspor Indonesia sekaligus menjadi fondasi penting dalam menjaga pertumbuhan ekonomi nasional secara berkelanjutan.