Hati-hati, 8 Kebiasaan Sepele Ini Ternyata Bisa Merusak Kesehatan Otak

kesehatan otak, Hati-hati, 8 Kebiasaan Sepele Ini Ternyata Bisa Merusak Kesehatan Otak, 1. Multitasking, 2. Mengabaikan waktu tidur, 3. Sering melewatkan sarapan, 4. Main HP sebelum tidur, 5. Daftar tugas yang berlebihan, 6. Mengabaikan relasi sosial, 7. Malas memeriksa kadar kolesterol LDL, 8. Jarang bergerak

Organ otak boleh jadi merupakan modal paling berharga yang dimiliki oleh manusia, tetapi fungsinya sering kali terganggu oleh berbagai aktivitas harian yang dilakukan secara sembunyi-sembunyi.

Kondisi kesehatan otak bisa merosot akibat beragam kebiasaan yang terlihat sepele, seperti durasi menatap layar HP yang berlebihan hingga enggan sarapan di pagi hari.

Berikut ragam kebiasaan yang bisa mengganggu kesehatan otak, dilansir dari Real Simple, Selasa (3/3/2026).

Kebiasaan harian yang mengganggu kesehatan otak

1. Multitasking

Daya ingat manusia ternyata tidak akan bekerja secara maksimal saat seseorang gagal memusatkan perhatian pada satu hal saja secara utuh.

Multitasking mungkin terasa seperti kamu menyelesaikan banyak hal, tetapi sebenarnya itu memperlambat dan menguras otakmu,” kata neuropsikolog dan direktur Comprehend the Mind, Sanam Hafeez, PhD.

“Setiap kali kamu beralih dari satu tugas ke tugas lainnya, pikiranmu harus melakukan pengaturan ulang, dan itu membutuhkan energi. Bukannya menjadi lebih efisien, kamu justru membakar sumber daya mental," sambung dia.

Guna mendapatkan hasil yang nyata, Hafeez menganjurkan penerapan teknik Pomodoro, yakni berkonsentrasi pada satu tugas selama lebih kurang 25 menit, yang kemudian diikuti oleh istirahat pendek.

Skema antara fokus penuh dan jeda terencana ini memberikan kesempatan bagi otak untuk mengolah pekerjaanmu secara mendalam, sehingga produktivitas dan konsentrasi tetap terjaga untuk waktu yang lama.

2. Mengabaikan waktu tidur

Istirahat malam yang kurang dari tujuh jam secara rutin telah lama dikaitkan dengan penurunan fungsi kognitif yang terjadi lebih awal, sehingga mencukupi waktu tidur merupakan hal yang bersifat mutlak.

“Tidur membersihkan racun, mengonsolidasikan memori, dan memulihkan fungsi otak. Dan ini bukan hanya tentang jumlah jamnya saja,” kata neuropsikolog klinis dan direktur psikologi di Gaylord Specialty Healthcare, Sarah Bullard, PhD.

kesehatan otak, Hati-hati, 8 Kebiasaan Sepele Ini Ternyata Bisa Merusak Kesehatan Otak, 1. Multitasking, 2. Mengabaikan waktu tidur, 3. Sering melewatkan sarapan, 4. Main HP sebelum tidur, 5. Daftar tugas yang berlebihan, 6. Mengabaikan relasi sosial, 7. Malas memeriksa kadar kolesterol LDL, 8. Jarang bergerak

Ilustrasi begadang. Begadang bukan cuma bikin lelah?bisa juga merusak otak, terutama pada kaum terpelajar.

Bullard menambahkan bahwa gangguan kesehatan seperti henti napas saat tidur (sleep apnea) yang menghambat aliran oksigen, memiliki kaitan erat dengan kerusakan pembuluh darah serta peningkatan risiko demensia.

Selain itu, praktisi kedokteran integratif Will Haas, MD, MBA, menyebutkan bahwa banyak orang abai terhadap bahaya kurang tidur tingkat rendah yang terjadi secara menahun.

“Seiring waktu, utang tidur itu mengurangi kemampuan otak untuk membersihkan limbah metabolik seperti beta-amiloid, yang telah dikaitkan dengan penurunan kognitif dan penyakit Alzheimer,” ujar Haas.

3. Sering melewatkan sarapan

Bagi banyak orang, menghindari sarapan dianggap sebagai cara untuk menghemat waktu. Padahal, ini justru mengacaukan pasokan energi yang dibutuhkan oleh otak.

“Setelah tidur malam, tubuh pada dasarnya telah berpuasa selama berjam-jam, dan otak membutuhkan bahan bakar untuk mulai bekerja,” kata Hafeez.

kesehatan otak, Hati-hati, 8 Kebiasaan Sepele Ini Ternyata Bisa Merusak Kesehatan Otak, 1. Multitasking, 2. Mengabaikan waktu tidur, 3. Sering melewatkan sarapan, 4. Main HP sebelum tidur, 5. Daftar tugas yang berlebihan, 6. Mengabaikan relasi sosial, 7. Malas memeriksa kadar kolesterol LDL, 8. Jarang bergerak

Ilustrasi sarapan.

Melewatkan sarapan bisa membuat konsentrasi memburuk, mudah marah, dan kurangnya motivasi sepanjang hari.

Ketimbang membiarkan perut kosong, Hafeez menyarankan menu ringan tapi tinggi serat dan protein seperti smoothie atau olahan telur dengan sayuran. Sarapan yang memadai membantu menjaga stabilitas kadar gula darah agar pikiran tetap tajam dan fokus sepanjang hari.

4. Main HP sebelum tidur

Aktivitas menggunakan HP tanpa tujuan yang jelas dapat berdampak buruk bagi otak, terutama sesaat sebelum tidur.

Ilmuwan saraf Jamey Maniscalco, PhD, menjelaskan bahwa kebiasaan ini memangkas durasi tidur akibat lonjakan hormon stres, dan terhambatnya hormon melatonin. Padahal, kualitas tidur yang baik adalah faktor kunci dalam menjaga kesehatan otak.

kesehatan otak, Hati-hati, 8 Kebiasaan Sepele Ini Ternyata Bisa Merusak Kesehatan Otak, 1. Multitasking, 2. Mengabaikan waktu tidur, 3. Sering melewatkan sarapan, 4. Main HP sebelum tidur, 5. Daftar tugas yang berlebihan, 6. Mengabaikan relasi sosial, 7. Malas memeriksa kadar kolesterol LDL, 8. Jarang bergerak

Cara bikin surat pindah domisili secara online.

Ia menyarankan untuk menjauhkan diri dari layar HP setidaknya 30 menit sebelum terlelap.

Meluangkan waktu tenang, meski hanya selama 10 menit sebelum tidur, sangat efektif untuk memberikan sinyal pada otak agar segera beralih ke fase istirahat dan pemulihan. Kondisi ini nantinya akan mendorong kualitas tidur yang lebih efisien serta durasi istirahat yang lebih panjang.

5. Daftar tugas yang berlebihan

Memasukkan terlalu banyak rencana dalam daftar tugas harian ternyata bisa membanjiri memori kerja, yang berakibat buruk bagi kesehatan otak. Tanpa penentuan prioritas yang tegas, banyaknya rencana tersebut justru akan memicu tekanan mental.

“Ketika orang mencantumkan semua yang 'seharusnya' atau 'bisa' mereka lakukan dalam sehari tanpa prioritas yang jelas, mereka sering merasa lebih stres, bukan berkurang,” kata Maniscalco.

kesehatan otak, Hati-hati, 8 Kebiasaan Sepele Ini Ternyata Bisa Merusak Kesehatan Otak, 1. Multitasking, 2. Mengabaikan waktu tidur, 3. Sering melewatkan sarapan, 4. Main HP sebelum tidur, 5. Daftar tugas yang berlebihan, 6. Mengabaikan relasi sosial, 7. Malas memeriksa kadar kolesterol LDL, 8. Jarang bergerak

Ilustrasi membersihkan rumah, mengepel lantai.

Memaksakan daftar tugas yang terlalu panjang justru akan memberikan beban berlebih pada korteks prefrontal, yakni area otak yang memegang kendali atas fungsi perencanaan, fokus, hingga proses pengambilan keputusan.

Maniscalco menuturkan, beban kognitif yang berlebih ini dapat memicu kekacauan pikiran, kecemasan, hingga penurunan kinerja intelektual.

Sebagai solusi, ia menganjurkan penerapan "Aturan 3 Prioritas", yakni menetapkan tiga tugas paling penting setiap pagi. Sementara itu, tugas lainnya bersifat opsional, atau didelegasikan atau ditunda.

6. Mengabaikan relasi sosial

Seiring bertambahnya usia, sangat mudah bagi seseorang untuk terlalu larut dalam kesibukan kerja hingga melupakan interaksi sosial. Padahal, mengisolasi diri dapat mengganggu kinerja otak secara keseluruhan.

kesehatan otak, Hati-hati, 8 Kebiasaan Sepele Ini Ternyata Bisa Merusak Kesehatan Otak, 1. Multitasking, 2. Mengabaikan waktu tidur, 3. Sering melewatkan sarapan, 4. Main HP sebelum tidur, 5. Daftar tugas yang berlebihan, 6. Mengabaikan relasi sosial, 7. Malas memeriksa kadar kolesterol LDL, 8. Jarang bergerak

Ilustrasi ngabuburit berkumpul dengan teman

“Berhubungan dengan orang lain, bahkan hanya berbicara dengan teman atau anggota keluarga, memberikan pikiran jenis stimulasi yang dibutuhkannya untuk tetap sehat,” kata Hafeez.

7. Malas memeriksa kadar kolesterol LDL

Kadar kolesterol LDL yang tinggi juga merupakan ancaman besar bagi kesehatan otak jangka panjang.

Bullard menerangkan, kadar kolesterol ini menjadi pemicu utama penurunan fungsi berpikir karena dampaknya terhadap penyusutan volume otak, serta kesehatan pembuluh darah.

kesehatan otak, Hati-hati, 8 Kebiasaan Sepele Ini Ternyata Bisa Merusak Kesehatan Otak, 1. Multitasking, 2. Mengabaikan waktu tidur, 3. Sering melewatkan sarapan, 4. Main HP sebelum tidur, 5. Daftar tugas yang berlebihan, 6. Mengabaikan relasi sosial, 7. Malas memeriksa kadar kolesterol LDL, 8. Jarang bergerak

Ilustrasi kolesterol. Dokter Jelaskan Batas Kolesterol Tinggi pada Pria dan Wanita yang Bisa Menyebabkan Serangan Jantung

8. Jarang bergerak

Kebiasaan duduk dalam durasi yang terlalu lama dapat menyebabkan penyusutan pada pusat memori di otak. Menurut Bullard, latihan kardio merupakan langkah paling ampuh untuk menjaga kesehatan kognitif.

“Ini mengurangi peradangan, mendukung pengendalian berat badan, mengelola tekanan darah dan gula darah, serta meningkatkan aliran darah ke otak," ujar dia.

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang