Jika Mbappe Dijual Real Madrid, Arsenal Akan Jadi Tempat yang Cocok

Real Madrid, Emmanuel Petit, Arsenal, Kylian Mbappe, bursa transfer, Jika Mbappe Dijual Real Madrid, Arsenal Akan Jadi Tempat yang Cocok

Eks pemain Timnas Perancis, Emmanuel Petit, berujar bahwa Arsenal bisa memanfaatkan kekacauan Real Madrid untuk mendatangkan Kylian Mbappe.

Belakangan, Real Madrid tengah dalam kondisi kacau, terutama selepas perkelahian antara Aurelien Tchouameni dan Federico Valverde.

Emmanuel Petit menangkap peluang yang bisa dimanfaatkan tim lain, termasuk Arsenal, di tengah kekacauan Real Madrid belakangan ini.

Petit tak meminta eks timnya, Arsenal, mendekati Tchouameni atau Valverde, tetapi justru Kylian Mbappe.

Petit Sebut Arsenal Bisa Jadi Tujuan Sempurna untuk Mbappe

Dilansir dari Goal, Arsenal yang berkandang di Stadion Emirates bisa jadi tujuan yang sempurna untuk Mbappe jika pemain yang satu ini mulai tak nyaman di Real Madrid.

Menurut Petit, Mbappe tidak akan kesulitan untuk beradaptasi di London dan menyesuaikan dengan gaya main Arsenal asuhan Mikel Arteta.

"Arsenal pasti menyukai Kylian Mbappe dan dia akan sangat cocok di sayap kiri mereka. Satu-satunya alasan saya pikir Mbappe akan tetap di Real Madrid adalah karena jika dia pergi tanpa memenangkan trofi, itu akan membuat kepindahannya menjadi kegagalan," ujar Petit.

"Mbappe memiliki ego yang besar, jadi dia mungkin ingin tetap tinggal dan membuktikan sebaliknya."

"Saya cukup yakin tentang itu. Saya tidak melihat dia meninggalkan Madrid, mungkin klub terbesar di dunia, kecuali keputusan itu dibuat untuknya," imbuh Petit.

Real Madrid sendiri diisukan bakal melakukan bongkar total dalam skuadnya, terutama pada posisi lini tengah usai pertikaian Tchouameni dan Valverde.

Jika Tchouameni dan Valverde bertikai di dalam klub, Mbappe justru dikabarkan melakukan perang publik dengan Madridista, pendukung Real Madrid.

Real Madrid, Emmanuel Petit, Arsenal, Kylian Mbappe, bursa transfer, Jika Mbappe Dijual Real Madrid, Arsenal Akan Jadi Tempat yang Cocok

Penyerang Real Madrid, Kylian Mbappe, berbicara kepada wasit yang menunjukkan kartu kuning kepadanya pada ;aga Liga Spanyol antara Real Madrid CF dan Girona FC di stadion Santiago Bernabeu di Madrid pada 10 April 2026.

Petisi Madridista ke Mbappe Bisa Pengaruhi Florentino Perez

Meskipun Mbappe dikenal sebagai pemain dengan kualitas individu yang tinggi, Madridista justru tak segan memberikan kritik.

Terutama, ketika Mbappe dikabarkan terlihat berlibur saat masih menjalani pemulihan cedera yang kemudian membuat fans Real Madrid berang.

Bahkan, Madridista membuat petisi untuk memprotes Mbappe secara daring dan menghasilkan 70 juta partisipasi.

Menurut Petit, transfer Mbappe bisa terwujud jika kemudian Presiden Real Madrid, Florentino Perez memutuskan untuk mengurangi kerugian klub di tengah tekanan publik yang besar.

Sentimen negatif yang diberikan fan kepada Mbappe bisa saja menentukan keputusan dari Perez untuk melepas pemain bintang Real Madrid itu.

"Satu-satunya cara dia pergi adalah jika Florentino Perez menyerah di bawah tekanan," tambah Petit.

"Jutaan penggemar telah menandatangani petisi yang menyatakan mereka ingin dia meninggalkan klub. Itu bisa menjadi akhir bagi Mbappe karena Florentino Perez adalah orang yang politis. 

"Jika Arsenal memenangkan Liga Champions untuk pertama kalinya, maka itu akan mengubah jalannya sejarah mereka dan mengirimkan pesan yang kuat di bursa transfer," imbuh Petit.

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang