Terbukti Efektif! Begini Cara Menurunkan Berat Badan Selama Puasa Ramadhan

Berat badan.
Berat badan.

Puasa Ramadhan sering dianggap sebagai momen yang tepat untuk menurunkan berat badan. Dengan durasi tidak makan dan minum selama lebih dari 12 jam, banyak orang berharap angka timbangan bisa turun secara alami. 

Namun pada kenyataannya, tidak sedikit yang justru mengalami kenaikan berat badan akibat pola makan yang kurang terkontrol saat berbuka dan sahur. Scroll untuk info lebih lanjut... 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Jika Anda ingin menjadikan Ramadhan sebagai kesempatan memperbaiki pola hidup sekaligus menurunkan berat badan, diperlukan strategi yang tepat. Penurunan berat badan yang sehat bukan hanya soal mengurangi porsi makan, tetapi juga memperhatikan kualitas nutrisi, keseimbangan cairan, serta aktivitas fisik yang sesuai dengan kondisi tubuh saat berpuasa.

Melansir dari Times of India, Jumat, 20 Februari 2026, berikut beberapa cara menurunkan berat badan selama puasa Ramadhan.

1. Atur Pola Makan Seimbang saat Sahur dan Berbuka

Kunci utama penurunan berat badan adalah pengaturan asupan kalori tanpa mengorbankan kebutuhan nutrisi. Saat sahur, pilih makanan yang mengandung protein tinggi, serat, dan karbohidrat kompleks. Contohnya telur, oatmeal, roti gandum utuh, yogurt, kacang kacangan, serta sayuran.

Protein membantu mempertahankan massa otot dan memberi rasa kenyang lebih lama. Sementara itu, serat memperlambat proses pencernaan sehingga Anda tidak mudah lapar di siang hari.

Saat berbuka, hindari langsung mengonsumsi makanan tinggi gula dan gorengan dalam jumlah besar. Mulailah dengan air putih dan porsi kecil makanan ringan yang sehat, kemudian lanjutkan dengan menu utama yang seimbang antara protein tanpa lemak, sayuran, dan karbohidrat kompleks seperti nasi merah atau kentang rebus.

2. Kendalikan Porsi Makan

Berpuasa seharian sering memicu keinginan makan berlebihan saat berbuka. Padahal, konsumsi kalori berlebih justru menghambat proses penurunan berat badan.

Anda dapat menerapkan strategi makan secara bertahap. Konsumsi porsi kecil saat adzan maghrib, beri jeda beberapa menit, lalu lanjutkan makan secukupnya. Makan secara perlahan juga membantu tubuh mengenali sinyal kenyang sehingga Anda tidak tergoda menambah porsi.

Menggunakan piring berukuran sedang dan membatasi camilan manis setelah tarawih juga dapat membantu mengontrol asupan kalori harian.

3. Perbanyak Asupan Protein dan Serat

Fokus pada kualitas kalori sangat penting. Protein tanpa lemak seperti ayam tanpa kulit, ikan, tahu, tempe, dan kacang kacangan membantu menjaga massa otot selama defisit kalori.

Serat dari sayuran dan buah segar membantu menjaga kesehatan pencernaan sekaligus memperpanjang rasa kenyang. Kombinasi protein dan serat yang cukup akan membuat Anda lebih mudah mengendalikan nafsu makan sepanjang malam hingga waktu sahur.

4. Jaga Hidrasi dengan Baik

Dehidrasi sering disalahartikan sebagai rasa lapar. Pastikan Anda mencukupi kebutuhan cairan antara waktu berbuka hingga sahur. Minum air secara bertahap, bukan sekaligus dalam jumlah besar.

Hindari minuman tinggi gula dan berkafein berlebihan karena dapat meningkatkan asupan kalori serta memicu kehilangan cairan tubuh. Hidrasi yang cukup membantu metabolisme bekerja lebih optimal dan mendukung proses pembakaran lemak.

5. Tetap Aktif dengan Olahraga Ringan

Olahraga saat puasa tetap bisa dilakukan untuk membantu menurunkan berat badan. Pilih aktivitas ringan hingga sedang seperti jalan kaki, yoga, atau latihan beban ringan.

Waktu yang relatif aman adalah menjelang berbuka atau setelah berbuka puasa dengan jeda yang cukup setelah makan. Hindari latihan intensitas tinggi di siang hari karena risiko dehidrasi dan kelelahan meningkat.

Olahraga membantu menjaga metabolisme tetap aktif dan mencegah kehilangan massa otot selama Anda mengurangi asupan kalori.

6. Perbaiki Pola Tidur

Kurang tidur dapat mengganggu hormon pengatur nafsu makan dan membuat Anda lebih mudah lapar. Selama Ramadhan, usahakan tetap mendapatkan waktu tidur yang cukup meskipun jadwal berubah karena sahur dan ibadah malam.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Tidur yang berkualitas membantu tubuh memulihkan energi dan mendukung proses penurunan berat badan secara alami.

Menurunkan berat badan selama puasa Ramadhan sangat mungkin dilakukan jika Anda mengatur pola makan, menjaga hidrasi, mengontrol porsi, dan tetap aktif secara fisik. Pendekatan yang konsisten dan realistis, membuat Anda tidak hanya bisa mencapai berat badan ideal, tetapi juga membangun kebiasaan hidup sehat yang berkelanjutan.