Cara Efektif Merangsang Produksi Kolagen di Usia 40-an
Seiring bertambahnya usia, wajah yang dulu tampak kencang dan terangkat perlahan mulai kehilangan “penopangnya” akibat turunnya kolagen.
Produksi kolagen, protein penting yang menjaga elastisitas dan kepadatan kulit, turun secara alami, membuat kulit tampak lebih kendur dan kontur terlihat turun.
Dijelaskan oleh founder Altruva Aestethic Clinic dokter estetika Olivia Aldisa, kulit secara alami sudah mengalami penurunan kolagen mulai usia 25 tahun.
"Di usia 25 tahun kita sudah kehilangan sekitar 1-2 persen kolagen per tahun. Itu kalau lifestyle-nya bagus, kalau jelek bisa lebih cepat lagi penurunannya. Kemudian di usia 50an, saat menopause, kolagen berkurang 30 persen. Drastis sekali perubahannya," tutur dr.Aldisa dalam temu media di Jakarta (17/4/2026).
Di tengah banyaknya pilihan perawatan anti-aging, pendekatan yang tepat bukan sekadar mengejar hasil instan, melainkan membangun kembali fondasi kulit dari dalam. Salah satunya dengan merangsang produksi kolagen alami, agar kulit tetap kuat dan sehat dalam jangka panjang.
Menyiapkan fondasi dengan merangsang kolagen
Berdasarkan pengalaman klinisnya, dr. Aldisa mengembangkan pendekatan A.R.T Lift by Sofwave™, yaitu strategi penempatan energi yang mempertimbangkan struktur wajah secara menyeluruh dan menjadi "fondasi" yang baik.
"Untuk pasien usia 40 plus yang punya concern masalah kulit kendur, kehilangan volume, ada lipatan-lipatan, maka yang dibutuhkan adalah pengencangan kulit (skin tightening)," ujarnya.
Ia mengatakan, hampir semua masalah penuaan kulit terjadi karena penurunan kadar kolagen, yang merupakan fondasi dari wajah. Oleh karenanya sangat penting untuk meningkatkan produksi kolagen sehingga wajah yang semula tampak "turun" dan kendur menjadi lebih kencang.
"Fondasinya dulu yang harus kita bangun, baru setelah itu masalah lain kita perbaiki sesuai kebutuhan," paparnya.
Untuk merangsang kolagen dan memberi efek lifting, dr.Aldisa merekomendasikan Sofwave™ yang dirancang untuk menghantarkan energi ultrasound secara presisi pada lapisan dermis tengah, area penting untuk stimulasi kolagen tanpa mengganggu struktur lemak wajah.
Pendekatan ini membantu menjaga proporsi wajah tetap harmonis sekaligus mendukung efek lifting yang bertahap dan natural.
Untuk meningkatkan kualitas kulit secara optimal, protokol ini sering dikombinasikan dengan collagen stimulator GOURI yang diproduksi oleh Dexlevo.
Kombinasi ini memungkinkan hasil yang terlihat natural namun tetap memberikan perubahan yang signifikan secara keseluruhan.
Untuk mendapatkan hasil pengencangan kulit yang lebih optimal, dr.Aldisa mengingatkan pentingnya menjaga gaya hidup sehat.
"Sebenarnya gaya hidup yang paling berperan untuk mencegah penurunan kolagen adalah mengurangi asupan gula, wajib pakai sunscreen, serta latihan olahraga untuk kekuatan otot," sarannya.
KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang