Tangis Fajar Alfian Mengiringi Malam Kelam Indonesia di Piala Thomas

Piala Thomas, Fajar Alfian, Tangis Fajar Alfian Mengiringi Malam Kelam Indonesia di Piala Thomas

Air mata Fajar Alfian mengiringi hari kelam tim Piala Thomas Indonesia.

Tim Indonesia, sang pemilik 14 gelar sepanjang sejarah Piala Thomas, harus rela tersingkir di fase grup usai kekalahan 1-4 lawan Perancis di partai terakhir Grup D.

Pertandingan di turnamen bergengsi ini digelar di Forum Horsens, Rabu (29/4/2026) dini hari WIB.

Tim Indonesia memulai laga kontra Perancis dengan partai Jonatan Christie lawan Christo Popov.

Sayang, anggota tim yang membawa pulang Piala Thomas 2020 tersebut harus menelan kekalahan 19-21, 14-21.

Alwi Farhan kemudian maju untuk menghadapi Alex Lairner. Lagi-lagi, pemain tunggal putra berusia 20 tahun tersebut mengikuti langkah seniornya dan harus menyerah dengan kekalahan langsung 16-21, 19-21.

Tiga Kekalahan Beruntun di Tunggal Putra

Anthony Ginting kemudian menantang Toma Junior Popov.

Pebulu tangkis berusia 29 tahun tersebut memberi harapan dengan kemenangan 22-20 di gim pertama, pemenang medali perunggu Olimpiade Tokyo 2020 tersebut kalah 15-21 dan 20-22 pada dua gim berikutnya.

Nasib tim Merah Putih di ujung tanduk. Mereka harus mengamankan dua laga terakhir untuk menjaga asa lolos dari grup. Kekalahan 2-3 pun akan bisa membuat skuad Indonesia lolos.

Seribu sayang, Sabar Karyaman Gutama/Moh Reza Pahlevi yang duduk di ranking 9 dunia menderita kekalahan dramatis 19-21, 19-21.

Hasil tersebut menjadi kekalahan pertama Sabar/Reza atas Adam/Rossi dari tiga pertemuan kontra pasangan Perancis yang duduk di peringkat 52 dunia ini sekaligus memastikan tim Indonesia gagal lolos dari fase grup untuk kali pertama sepanjang sejarah Piala Thomas.

Tim Indonesia terdampar di peringkat ketiga, di bawah dari Thailand sang pemuncak grup dan Perancis.

Kegagalan tersebut memicu Fajar Alfian, yang menjadi kapten tim Thomas di turnamen ini, sampai mengeluarkan air mata saat hendak menjalani laga terakhir tim Indonesia.

Fajar juga menjadi kapten Tim Thomas Indonesia dua tahun lalu saat Merah Putih keluar dari Grup C sebagai pemuncak grup dan hanya kalah dari China di final dengan skor 1-3.

Setidaknya, Fajar Alfian yang turun di laga terakhir bersama Muhammad Shohibul Fikri melawan Christo Popov/Toma Junior Popov bisa sedikit menjaga marwah Merah Putih.

Fajar/Fikri menutup perjuangan tim Piala Thomas Indonesia dengan hasil 21-18, 19-21, dan 21-11.

Sejarah Kelam Merah Putih

Hasil ini merupakan pukulan telak bagi dunia bulu tangkis Indonesia.

Bagaimana tidak, Tim Piala Thomas Indonesia mencapai final dalam tiga edisi turnamen terakhir dan menjadi juara pada 2020.

Tim Indonesia juga selalu lolos sebagai pemuncak grup sejak format empat negara menghuni tiap grup di Piala Thomas sejak 2014.

Sebaliknya, Tim Perancis sendiri merupakan kekuatan menanjak di Eropa setelah menjuarai Kejuaraan Eropa 2026 dengan mengalahkan Denmark di final dan ini menjadi kali pertama mereka lolos dari fase grup di Piala Thomas.

Rekap Hasil Indonesia vs Perancis di Piala Thomas 2026

  1. Jonatan Christie vs Christo Popov: 19-21, 14-21
  2. Alwi Farhan vs Alex Lanier: 16-21, 19-21
  3. Anthony Sinisuka Ginting vs Toma Junior Popov: 22-20, 15-21, 20-22
  4. Sabar Karyaman Gutama/Mohammad Reza Pahlevi Isfahani vs Eloi Adam/Leo Rossi: 19-21, 19-21
  5. Fajar Alfian/Muhammad Shohibul Fikri vs Christo Popov/Toma Junior Popov: 21-18, 19-21, 21-11.
KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang