Ngerasa Difitnah, Asila Maisa Klarifikasi Soal Tudingan Jadi Pelakor

Asila Maisa.
Asila Maisa.

 Nama Asila Maisa mendadak menjadi perbincangan hangat di media sosial setelah ia mengunggah pernyataan panjang yang berisi klarifikasi terkait tudingan miring yang selama ini diarahkan kepadanya. Putri dari Ramzi tersebut akhirnya memilih untuk angkat bicara setelah sebelumnya lebih banyak memilih diam menghadapi berbagai spekulasi yang berkembang.

Menjawab tudingan yang selama ini beredar, Asila dengan tegas membantah label negatif yang disematkan kepadanya. Scroll lebih lanjut yuk!

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

"Saya bukan pelakor, saya bukan lon**,” tulisnya di Instagram, dikutip Senin 6 Maret 2026.

Dalam unggahannya itu, Asila mengungkap bahwa isu yang beredar tidak hanya menyerang dirinya secara personal, tetapi juga turut menyeret nama keluarga. 

Bahkan, ia menyebut sang kakek ikut terdampak secara emosional akibat derasnya komentar negatif dari netizen. Hal ini menjadi salah satu alasan utama dirinya merasa perlu memberikan penjelasan sekaligus meluruskan persepsi publik.

"Bertepatan dengan ulang tahun kakek saya, ada beberapa hal yang selama ini tidak pernah mau saya sampaikan ke kalian tapi akan saya tulis semua yang saya rasa selama ini dan inginkan sekarang disini,” kata Asila Maisa.

Momen tersebut, menurutnya, menjadi titik balik untuk mengungkapkan apa yang selama ini ia pendam. Meski begitu, Asila Maisa tidak secara gamblang menyebutkan detail isu yang dimaksud, namun ia menegaskan bahwa netizen pasti sudah mengetahui konteks pembicaraan tersebut.

"Kalian pasti sudah tau fitnah apa yang sedang saya bicarakan disini, jadi tidak usah saya sebut lagi apa akar masalahnya,” tulisnya.

Asila Maisa juga menyoroti bagaimana unggahan sederhana dari sang ibu yang seharusnya menjadi kenangan bahagia justru memicu gelombang komentar bernada kebencian. Hal itu semakin memperkuat kekecewaannya terhadap respons sebagian netizen.

"Setelah ulang tahun saya kemaren, ibu saya memposting video yang seharusnya menjadi kenangan indah bagi saya dan semua yang terlibat dalam video tersebut. namun tetap saja kalian mengisi kolom komentar dengan ujaran kebencian terhadap saya,” ungkapnya.

Lebih lanjut, ia meminta agar kritik atau komentar negatif tidak menyeret anggota keluarganya. Ia mengaku selama ini berusaha menahan diri, namun situasi yang terus berulang membuatnya merasa lelah secara emosional.

"Saya tidak pernah menyampaikan perasaan saya, namun jujur saya sudah capek dan sakit membaca komentar kalian,” lanjutnya.

Dalam klarifikasinya, Asila Maisa juga menegaskan bahwa dirinya memahami batasan dalam menjalin hubungan sosial. Ia meminta publik untuk tidak berspekulasi berlebihan terhadap kehidupan pribadinya.

"Di sini sekali lagi saya sampaikan bahwa, saya tau batasan dalam berteman dan bersaudara. apa yang kalian khawatirkan tidak akan pernah terjadi. dari 2023 sampai sekarang belum juga berhenti kalian menilai saya yang tidak benar,” tegasnya.

Ia pun kembali menegaskan pentingnya saling menghargai, baik terhadap dirinya maupun keluarganya, serta meminta publik untuk memberikan ruang baginya menjalani kehidupan sosial secara wajar.

"Biarkan saya berteman dan bersaudara dengan siapapun, karena saya tau batasan apa yang harus saya jaga. tolong hargai perasaan saya dan hargai perasaan keluarga saya,” tulisnya.

Di akhir pernyataannya, Asila menyampaikan pesan penuh emosi kepada keluarga yang selama ini setia mendukungnya di tengah situasi sulit.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

"Untuk keluarga tercinta, terima kasih sudah selalu ada untuk aku. maafin asila yaa kalau belum bisa bikin bangga. maafin asila juga karena kalian jadi dibawa bawa,” ujarnya.

"Untuk kalian yang selalu mendukung dan membela saya, terima kasih banyak. dan untuk kalian yang membenci saya, ayo gunakan hati nurani dan akal sehat kalian,” pungkasnya.