Fakta-fakta Dugaan Erin Mantan Andre Taulany Aniaya ART, Ngerasa Difitnah hingga Laporkan Penyebar Isu

Rien Wartia
Rien Wartia

 Kasus dugaan penganiayaan terhadap asisten rumah tangga (ART) yang menyeret nama Rien Wartia Trigina atau Erin tengah menjadi sorotan publik. Mantan istri komedian Andre Taulany itu tidak tinggal diam usai dilaporkan ke polisi. Ia justru mengambil langkah hukum dengan melaporkan balik pihak yang diduga menyebarkan tudingan tersebut.

Didampingi tim kuasa hukum, Erin secara tegas membantah semua tuduhan yang dialamatkan kepadanya. Ia menilai kabar yang beredar telah mencemarkan nama baiknya dan tidak memiliki dasar yang jelas. Scroll lebih lanjut yuk!

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

"Mbak Erin dalam hal ini, dikatakan sebagai seorang melakukan penganiayaan, kekerasan, padahal tidak benar itu semua. Ya, itu tidak benar karena sesungguhnya justru menjadi korban dari fitnah dan pencemaran nama baik yang dilakukan, yang dalam hal ini diduga, ya, diduga, oleh penyalurnya yang menurut cerita adalah juga disampaikan oleh ART-nya yang diketahui demikian," kata Siti Hajar, kuasa hukum Erin, di Polres Jakarta Selatan, Kamis 30 April 2026.

Pihak Erin juga membuka peluang penyelesaian secara baik-baik jika terdapat itikad dari pihak pelapor. Berikut sejumlah fakta yang terungkap dari klarifikasi Erin:

1. Tegaskan Semua Tuduhan Adalah Fitnah

Erin menolak seluruh tuduhan yang menyebut dirinya melakukan kekerasan terhadap ART. Ia memastikan tidak ada kejadian seperti yang dituduhkan.

"Nggak ada, gak ada apa-apa," kata Erin."Semua fitnah ya," sambung M Afif, salah satu pengacaranya.

Ia juga mengungkapkan bahwa pihak kepolisian sektor setempat bersama pengurus lingkungan telah melakukan pengecekan langsung ke kediamannya.

"Bisa dilihat buktinya, tidak ada yang aneh-aneh," ungkap Erin.

2. ART Pelapor Disebut Baru Bekerja

Erin juga menjelaskan bahwa ART yang melaporkannya baru bekerja dalam waktu singkat. Bahkan, menurutnya, masa kerja ART tersebut belum mencapai satu bulan.

"Baru, baru banget, baru. Belum ada sebulan. Baru, belum sampai sebulan," tuturnya.

Ia menambahkan bahwa ART tersebut juga belum menerima gaji karena masa kerjanya yang masih sangat singkat.

"Belum ada gajian. Belum satu bulan dan saya juga udah bayar ke penyalur itu kan. Jadi ya, kita lihat ajalah prosesnya. Pokoknya saya akan tindak lanjuti dengan tegas," tegas Erin.

3. Klaim Miliki Bukti CCTV dan Saksi

Untuk memperkuat bantahannya, Erin menyebut telah mengantongi sejumlah bukti yang dapat membantah tuduhan tersebut. Salah satunya adalah rekaman kamera pengawas (CCTV) di rumahnya.

"Jadi gini, semua sudah ada bukti-buktinya. CCTV yang di rumah, saksi-saksi, ART yang ada di rumah, security terutama. Jadi, nanti biar proses," tegas Erin.

4. Resmi Laporkan Penyebar Isu ke Polisi

Sebagai respons atas tuduhan yang beredar luas di media sosial, Erin resmi melaporkan akun yang diduga menjadi penyebar isu tersebut ke Polres Metro Jakarta Selatan pada Rabu, 29 April 2026. Laporan ini berkaitan dengan unggahan akun Threads berinisial ND atau @niadamanik7.

Erin menilai tudingan tersebut tidak berdasar dan telah merusak reputasinya di ruang publik. Pihak kepolisian pun membenarkan adanya laporan tersebut.

"SPKT telah menerima beberapa laporan polisi, yang salah satunya adalah terkait perkara pencemaran nama baik dan fitnah," ujar AKP Joko Adi di Polres Metro Jakarta Selatan.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Kasus ini bermula dari unggahan di media sosial yang dengan cepat viral dan memicu beragam reaksi publik. Kini, penyidik tengah mendalami laporan tersebut, sementara pihak terlapor berpotensi menghadapi konsekuensi hukum.

"Pasal 433 ancaman hukuman 9 bulan, dan atau pasal 434 ancaman hukuman tiga tahun," ucap AKP Joko Adi.