Top 6+ Hal Utama yang Dibahas Inka Andestha Soal Tudingan Jadi Selingkuhan Pratama Arhan

Selebgram, Inka Andestha
Selebgram, Inka Andestha

 Nama selebgram Inka Andestha belakangan menjadi sorotan publik setelah dirinya dikaitkan dengan isu keretakan rumah tangga pesepak bola Pratama Arhan dan Azizah Salsha. Nama Inka ramai diperbincangkan di media sosial usai muncul berbagai tuduhan yang menyebut dirinya sebagai sosok orang ketiga di balik hubungan pasangan tersebut.

Spekulasi yang berkembang pun semakin luas setelah sejumlah akun media sosial mulai membahas dugaan kedekatan Inka dengan Arhan. Tidak hanya itu, beredar pula cerita soal dugaan transfer uang hingga perjalanan Jakarta–Bangkok yang menyeret nama sang selebgram.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Merasa isu yang berkembang semakin liar, Inka akhirnya memberikan klarifikasi melalui akun Instagram pribadinya, @another.inka. Dalam unggahannya, ia menyampaikan sejumlah poin penting terkait tuduhan yang diarahkan kepadanya.

Berikut enam hal utama yang dibahas Inka dalam klarifikasinya:

1. Menilai Cerita yang Beredar Sudah Terlalu Berlebihan

Inka mengaku cukup terkejut melihat berbagai cerita yang berkembang di media sosial. Menurutnya, banyak narasi yang sudah dipelintir hingga jauh dari fakta sebenarnya.

“Hi, bener-bener cerita rakyat tuh serem ya? Dibelok-belonkin terus. Maaf ya aku harus klarifikasi karena menurutku sudah terlalu mengarang cerita berlebihan dan semoga setelah klarifikasi ini semuanya paham,” tulis Inka dalam unggahannya, dikutip Sabtu 30 Mei 2026.

Ia merasa berbagai asumsi yang muncul membuat situasi semakin tidak terkendali dan memunculkan opini publik yang negatif terhadap dirinya.

2. Membantah Tudingan Perselingkuhan

Salah satu poin utama yang disampaikan Inka adalah bantahan soal tudingan perselingkuhan dengan Pratama Arhan. Ia menegaskan bahwa rumor tersebut tidak benar.

Sebagai teman dari Azizah Salsha, Inka juga tampak keberatan namanya dikaitkan dalam isu rumah tangga orang lain tanpa dasar yang jelas.

“Pertama, nggak ada perselingkuhan. Kedua, keluarin bukti transfer kalau memang ada. Dan bisa akses dari mana lihat transferan?” tegasnya.

Pernyataan itu sekaligus menjadi jawaban langsung atas berbagai rumor yang ramai diperbincangkan warganet beberapa waktu terakhir.

3. Mempertanyakan Isu Soal Transfer Uang

Selain membahas isu perselingkuhan, Inka juga menyoroti tudingan mengenai adanya transfer uang yang disebut-sebut berkaitan dengan dirinya. Ia mempertanyakan dari mana informasi tersebut berasal dan bagaimana pihak lain bisa mengakses data pribadi semacam itu.

Inka menilai rumor tersebut hanya dibangun berdasarkan asumsi tanpa bukti yang valid. Karena itu, ia meminta pihak yang menyebarkan narasi tersebut untuk menunjukkan bukti konkret apabila memang ada.

4. Mengaku Sudah Lama Menjomblo

Dalam klarifikasinya, Inka juga menjelaskan soal kehidupan pribadinya. Ia mengaku sudah cukup lama berstatus single atau jomblo.

Meski demikian, Inka tidak menampik bahwa dirinya sempat menjalani hubungan tanpa status atau HTS dengan seseorang. Namun, ia menegaskan bahwa sosok tersebut bukan orang yang saat ini ramai dikaitkan oleh publik.

Penjelasan ini disampaikan untuk meluruskan berbagai asumsi yang berkembang di media sosial terkait hubungan pribadinya.

5. Menyebut Asumsi Netizen Dianggap Seperti Fakta

Inka juga mengkritik fenomena media sosial yang dinilainya sering menggiring opini tanpa dasar jelas. Menurutnya, banyak orang terlalu cepat menarik kesimpulan hanya berdasarkan potongan informasi yang belum tentu benar.

Ia menilai ketika sebuah narasi terus diulang, banyak orang akhirnya menganggapnya sebagai fakta meski belum terbukti kebenarannya.

“Mohon untuk tidak membuat atau menyebarkan cerita yang tidak benar seakan-akan itu fakta. Asumsi pribadi dan prasangka kalian bukan berarti kenyataan,” tulisnya lagi dalam klarifikasi tersebut.

6. Mengingatkan Dampak Buruk Fitnah di Media Sosial

Di akhir klarifikasinya, Inka mengingatkan agar publik lebih berhati-hati dalam membahas kehidupan pribadi seseorang di media sosial. Ia menilai narasi negatif yang dibangun tanpa dasar dapat memberikan dampak buruk bagi pihak yang dituduh.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Menurutnya, opini yang dibentuk dari prasangka bisa memengaruhi kehidupan seseorang secara langsung, terlebih ketika isu tersebut sudah viral dan dipercaya banyak orang.

"Jadi tolong jangan merealisasikan keburukan yang ada di pikiran sendiri menjadi narasi tentang hidup orang lain,” tutup Inka dalam pernyataannya.