Ambisi Qatar Gelar Finalissima Dinilai Logis Meski Timur Tengah Memanas

Finalissima, Spanyol, Argentina, Qatar, La Finalissima, Ambisi Qatar Gelar Finalissima Dinilai Logis Meski Timur Tengah Memanas

Pertandingan Finalissima yang sedianya kan digelar di Qatar pada akhir Maret 2026 sempat terancam gagal terlaksana imbas konflik yang terjadi di Timur Tengah.

Laga Finalissima yang mempertemukan Spanyol dan Argentina dijadwalkan berlangsung di Stadion Lusail, Doha, 28 Maret 2026.

Namun, gelaran tersebut sempat diragukan setelah Amerika Serikat dan Israel menyerang Iran, hingga menimbulkan serangan balasan ke pangkalan udara di kawasan teluk.

Akibatnya, Asosiasi Sepak Bola Qatar menghentikan semua pertandingan dan kompetisi secara mendadak.

Finalissima menjadi salah satu turnamen yang berpotensi terpengaruh, sehingga diskusi mengenai kemungkinan pemindahan pertandingan ke Eropa sedang berlangsung.

Qatar Bersikeras Gelar Finalissima

Meski demikian, jurnalis Aritz Gabilondo mengatakan kepada Cadena SER bahwa Qatar tidak berniat menyerahkan hak tuan rumah La Finalissima.

Pertandingan yang berpotensi mempertemukan Lionel Messi dan Lamine Yamal itu diupayakan bisa tetap berlangsung di Stadion Lusail.

"Qatar telah menandatangani kontrak dan juga mengeluarkan biaya yang besar untuk La Finalissima diadakan di sana. Anda telah melihat pernyataan dari UEFA dan CONMEBOL, yang menyatakan bahwa hingga akhir minggu depan mereka tidak akan memutuskan apapun mengenai kemungkinan perubahan lokasi. Berita terbaru dari sana adalah bahwa sepak bola akan kembali minggu ini, bahwa ruang udara akan dibuka kembali. Ini adalah ajakan untuk optimisme bagi Qatar agar dapat menjadi tuan rumah La Finalissima," ujarnya dikutip dari Football Espana.

Tentu menjadi hal yang logis bagi Qatar untuk berjuang mempertahankan hak tuan rumah Finalissima, mengingat pengeluaran finansial yang telah dikeluarkan.

Meski begitu, menjadi pertanyaan besar apakah para pemain Spanyol dan Argentina akan merasa nyaman terbang ke kawasan tersebut akhir bulan ini.

Finalissima, Spanyol, Argentina, Qatar, La Finalissima, Ambisi Qatar Gelar Finalissima Dinilai Logis Meski Timur Tengah Memanas

Para fans timnas Argentina bersiap menyaksikan laga Finalissima, Italia vs Argentina, di Stadion Wembley pada Kamis (2/6/2022) dini hari WIB.

London Jadi Opsi Pengganti

London sempat diisukan menjadi lokasi pengganti Finalissima imbas gejolak yang terjadi di Timur Tengah yang membuat Qatar terancam batal sebagai tuan rumah.

Mesko begitu, rencana pemindahan lokasi pertandingan tidak akan mudah karena membutuhkan persetujuan yang sangat kompleks antara berbagai federasi, termasuk badan sepak bola Argentina atau AFA.

Sejumlah opsi alternatif sebenarnya telah dipertimbangkan, namun semuanya menemui jalan buntu. 

Usulan menggelar laga di Madrid ditolak Argentina karena menginginkan lokasi netral.

Sementara itu, tawaran Maroko juga tidak dipilih akibat adanya ketegangan terkait pencalonan tuan rumah bersama Piala Dunia 2030 dengan Spanyol.

Opsi memindahkan pertandingan ke Miami pun gagal terealisasi karena Stadion Hard Rock telah dipenuhi agenda turnamen tenis.

Dengan waktu tersisa kurang dari tiga minggu, otoritas sepak bola terkait dijadwalkan menggelar pertemuan terakhir pada Kamis untuk mengambil keputusan final.

Jika pertandingan harus dipindahkan, pihak konfederasi perlu segera menyiapkan lokasi baru yang belum tentu sesuai dengan keinginan pihak Eropa.

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang