Heboh Bandara di AS Larang Penumpang Pesawat Pakai Piyama, Ini Faktanya

Bandara Internasional Tampa, Heboh Bandara di AS Larang Penumpang Pesawat Pakai Piyama, Ini Faktanya

Unggahan media sosial Bandara Internasional Tampa di Florida, Amerika Serikat (AS), viral di media sosial.

Melalui akun media sosial X resminya @FlyTPA, bandara tersebut mengunggah larangan penggunaan piyama dan sendal Crocs bagi pengunjung maupun penumpang pesawat, Kamis (26/2/2026).

"Kami sudah cukup melihatnya. Kami sudah muak. Sudah saatnya melarang piyama di Bandara Internasional Tampa," tulis akun resmi Bandara Internasional Tampa.

Bandara Internasional Tampa, Heboh Bandara di AS Larang Penumpang Pesawat Pakai Piyama, Ini Faktanya

Unggahan media sosial Bandara Internasional Tampa di Florida, Amerika Serikat (AS), viral di media sosial. Melalui akun media sosial X resminya @@FlyTPA, bandara tersebut mengunggah larangan penggunaan piyama dan sendal Crocs bagi pengunjung maupun penumpang pesawat, Kamis (26/2/2026). Kami sudah cukup melihatnya. Kami sudah muak. Sudah saatnya melarang piyama di Bandara Internasional Tampa, tulis akun resmi Bandara Internasional Tampa.

Berdasarkan pantauan Kompas.com, unggahan tersebut telah dilihat lebih dari delapan juta kali oleh pengguna X hingga Jumat (6/3/2026) dan mendapat lebih dari 5.000 komentar.

Mereka juga menyinggung larangan penggunaan sendal Crocs sebelumnya yang dinilai sukses menjadikan Bandara Tampa sebagai bandara bebas Crocs pertama di dunia.

"Bantu Bandara Internasional Tampa sebagai bandara pertama yang bebas Crocs dan piyama di dunia," demikian pernyaan unggahan tersebut.

Satir

Meski terkesan serius, unggahan Bandara Internasional Tampa itu ternyata lelucon semata yang ditujukan bagi pengikut akun media sosial tersebut.

"Bandara Internasional Tampa secara rutin membagikan konten media sosial yang ringan dan satir sebagai bagian dari upaya berkelanjutan kami untuk berinteraksi dengan pengikut kami," tulis klarifikasi pihak bandara, seperti dikutip USA Today, Jumat (6/3/2026).

"Unggahan tentang 'pelarangan' piyama adalah sindiran lucu lainnya terhadap perdebatan fesyen selama perjalanan. Kami mendorong penumpang kami untuk bepergian dengan nyaman dan menghargai pengikut setia kami yang menikmati humor daring tersebut," sambung mereka.

Ini bukan kali pertama Bandara Internasional Tampa membagikan konten media sosial yang dianggap menghibur, bagi sebagian warganet.

Dalam Instagram resmi @flytpa, akun media sosial bandara keberangkatan terbaik di Amerika Utara itu terlihat sudah biasa membagikan konten serupa.

Salah satunya adalah konten larangan terbang pada 29-31 Februari 2026. Bukan bermaksud melarang penumpang naik pesawat pada tanggal ini, melainkan memang tiga tanggal  tersebut tidak ada dalam kalender 2026.

Di sisi lain, perdebatan tentang etiket perjalanan masih terus berlanjut, termasuk soal pemilihan fesyen.

Tahun lalu, Departemen Perhubungan Amerika Serikat meluncurkan sebuah inisiatif bernama "Era Keemasan Perjalanan Dimulai dari Anda". yang mendorong penumpang untuk mengembalikan kesopanan dalam penerbangan, seperti dikutip Daily Mail.

Menteri Transportasi Sean Duffy juga mendesak para pelancong untuk berpakaian rapi saat pergi ke bandara, dalam sebuah unggahan media sosial pada waktu itu.

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang