Detik-detik Pesawat Garuda GA-313 Muncul Api dan Mesin Mati, Penumpang Ungkap Suasana Mencekam
Peristiwa menegangkan dialami penumpang pesawat Garuda Indonesia dengan nomor penerbangan GA-313 rute Surabaya–Jakarta pada Rabu (17/9/2025).
Pesawat Boeing 737-800 NG tersebut harus kembali ke Bandara Internasional Juanda setelah diduga muncul api dan mesin mati saat berada di udara.
Salah satu penumpang, Ira Dasuki, menceritakan pengalaman tersebut melalui akun TikTok pribadinya, @iradasukii, pada Kamis (18/9/2025). Dalam video itu, Ira terlihat merekam suasana di dalam kabin pesawat yang ia tumpangi.
Bagaimana Kronologi Menurut Penumpang?
Ira, warga Tangerang Selatan, mengaku sudah merasa tidak nyaman sejak pesawat lepas landas pukul 18.30 WIB.
Sekitar 20–30 menit setelah berada di udara, ia melihat api muncul tiba-tiba di sisi kiri pesawat. Tak lama kemudian, muncul informasi bahwa mesin sebelah kiri pesawat mengalami gangguan.
“Akhirnya kita harus landing lagi balik ke Surabaya,” kata Ira saat dihubungi pada Sabtu (20/9/2025), dikutip dari Kompas.com.
Pesawat berhasil kembali mendarat dengan selamat di Bandara Juanda sekitar pukul 19.40 WIB.
Ira dan penumpang lain kemudian dialihkan ke pesawat pengganti yang berangkat menuju Jakarta pada pukul 21.25 WIB. Mereka akhirnya tiba di Bandara Soekarno-Hatta dengan selamat.
Meski bersyukur atas keselamatan yang diberikan, Ira mengaku hanya mendapat makanan ringan berupa roti dan air mineral sebagai kompensasi.
“Semoga enggak ada kejadian gini lagi sih, kepada siapapun,” ujarnya.
Viral video seorang penumpang merekam pesawat Garuda Indonesia mengeluarkan api
Apa Penjelasan dari Pihak Garuda Indonesia?
Corporate Secretary Group Head Garuda Indonesia, Cahyadi Indrananto, membenarkan adanya insiden pada penerbangan GA-313 tersebut.
Ia menyebut pesawat Boeing 737-800 NG dengan registrasi PK-GMC sudah menjalani pemeriksaan sebelum penerbangan dan dinyatakan laik terbang.
“Setelah pesawat lepas landas, ditemukan indikasi kendala teknis di bagian mesin pesawat yang memerlukan pemeriksaan dan penanganan lebih lanjut,” kata Cahyadi, Sabtu (20/9/2025).
Keputusan untuk kembali ke Bandara Juanda (return to base) diambil oleh Pilot in Command (PIC) demi memastikan keselamatan seluruh penumpang. Cahyadi menegaskan bahwa prosedur ini sesuai standar keselamatan penerbangan internasional.
“Garuda Indonesia mengapresiasi keputusan tersebut, yang merupakan wujud komitmen perusahaan dalam memastikan standar keselamatan tertinggi bagi para penumpang,” ujarnya.
Apa Tindak Lanjut Setelah Insiden?
Pesawat berhasil mendarat dengan selamat di Surabaya pada pukul 19.50 WIB. Garuda Indonesia kemudian memberangkatkan kembali 137 penumpang menggunakan pesawat pengganti, yang tiba di Bandara Soekarno-Hatta pukul 23.00 WIB.
Cahyadi menjelaskan bahwa pesawat yang mengalami gangguan langsung menjalani pemeriksaan intensif untuk memastikan kembali kelayakan terbangnya.
Ia juga menyampaikan permohonan maaf atas ketidaknyamanan yang dialami para penumpang.
“Selain itu, upaya tindak lanjut pemeriksaan intensif menyeluruh pesawat juga dilakukan guna memastikan pesawat laik terbang sebelum nantinya siap untuk kembali beroperasi,” tutupnya.
Sebagian artikel ini telah tayang di dan TribunJabar.id dengan judul Viral Curhat Penumpang soal Pesawat Garuda Indonesia Keluar Api saat Terbang, Ini Kronologinya.
Di saat situasi tidak menentu, Kompas.com tetap berkomitmen memberikan fakta jernih dari lapangan. Ikuti terus update terkini dan notifikasi penting di Aplikasi Kompas.com.