Kursi Favorit di Pesawat Terungkap, Banyak Penumpang Rela Bayar Biaya Tambahan

pesawat, kursi pesawat, Kursi Favorit di Pesawat Terungkap, Banyak Penumpang Rela Bayar Biaya Tambahan

jam di dalam pesawat membuat banyak wisatawan kini makin selektif memilih kursi. Bukan lagi sekadar soal dekat jendela atau lorong, kenyamanan selama penerbangan kini jadi prioritas utama, bahkan rela ditebus dengan biaya tambahan.

Laporan terbaru dari Upgraded Points, platform perjalanan asal Amerika Serikat yang rutin merilis survei terkait pengalaman penerbangan dan kebiasaan traveler, menunjukkan tren baru di kalangan penumpang pesawat.

Dalam laporan yang dirilis pada April 2026 itu, wisatawan disebut kini lebih memilih mengeluarkan uang demi perjalanan yang nyaman dibanding pengalaman mewah saat liburan.

Mulai dari kursi dengan ruang kaki lebih lega, boarding prioritas, akses lounge bandara, hingga tambahan bagasi kini makin diminati penumpang pesawat.

Bagi banyak wisatawan, perjalanan yang nyaman dianggap bisa mengurangi stres, terutama saat harus menghadapi penerbangan jarak jauh, transit panjang, atau antrean bandara yang melelahkan.

“Wisatawan kini lebih menghargai kenyamanan dan kemudahan dibanding kemewahan,” tulis laporan tersebut.

Rela bayar lebih demi kursi favorit

Salah satu hal yang paling sering jadi perhatian penumpang adalah posisi duduk di kabin pesawat.

Tak sedikit penumpang yang rela membayar ekstra agar tidak mendapatkan kursi tengah, terutama untuk penerbangan berdurasi panjang.

Kursi dengan ruang kaki lebih luas seperti di baris pintu darurat atau bagian depan kabin menjadi incaran karena dianggap membuat perjalanan terasa jauh lebih nyaman.

Fenomena ini juga terlihat dari makin populernya layanan premium economy di berbagai maskapai dalam beberapa tahun terakhir.

Kursi dekat jendela masih jadi favorit

Meski tren kenyamanan berkembang, kursi dekat jendela masih jadi favorit banyak penumpang.

Dalam studi Upgraded Points tahun 2024 yang melibatkan lebih dari 3.100 responden di Amerika Serikat dan dilaporkan Conde Nast Traveler, sekitar 66 persen penumpang memilih kursi jendela dibanding kursi lorong maupun kursi tengah.

Posisi dekat jendela dianggap lebih nyaman untuk tidur, bisa bersandar ke dinding kabin, sekaligus menawarkan pemandangan selama penerbangan.

Studi tersebut juga menyebut kursi 1A di pesawat Boeing 737-800 sebagai posisi paling diincar penumpang karena menawarkan ruang kaki lebih lega dan akses keluar pesawat lebih cepat.

Faktor keamanan ikut dipertimbangkan

Menariknya, pilihan kursi juga dipengaruhi rasa aman. Sebagian penumpang percaya area tengah pesawat lebih stabil saat turbulensi dibanding bagian depan atau belakang kabin.

Dalam studi Upgraded Points tahun 2024, sekitar 41 persen responden mengaku mempertimbangkan faktor keselamatan sebelum memilih kursi.

Kini, memilih kursi pesawat bukan lagi keputusan sepele bagi banyak wisatawan. Bagi sebagian orang, posisi duduk bahkan bisa menentukan apakah perjalanan terasa nyaman atau justru melelahkan sejak awal penerbangan.

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang