Marco Giampaolo Kagumi Emil Audero dkk Usai Raih 3 Poin di Debutnya

Parma, Cremonese, Emil Audero, Marco Giampaolo, Marco Giampaolo Kagumi Emil Audero dkk Usai Raih 3 Poin di Debutnya

Cremonese akhirnya meraih kemenangan pertama setelah melalui 15 pertandingan berakhir dengan kegagalan meraih tiga poin saat melibas Parma pada pekan ke-30 Serie A.

Pertandingan Parma vs Cremonese di Stadion Ennio Tardini, Sabtu (21/3/2026) malam WIB menandai kebangkitan Emil Audero dkk di bawah komando pelatih anyar, Marco Giampaolo.

Cremonese berhasil meraih kemenangan dengan skor 2-0 lewat gol Youssef Maleh (54') dan Jari Vandeputte (68').

Kemenangan ini menjadi yang pertama pada putaran kedua musim ini sekaligus membawa Cremonese keluar dari zona degradasi untuk sementara waktu.

Tentang tiga poin perdana di laga debutnya, Marco Giampaolo mengomentari kemenangan mutlak tim asuhannya yang diraih tanpa adanya unsur keberuntungan.

"Saya berbicara tentang keberuntungan...dalam sebuah pertandingan, ada momen-momen yang berjalan baik dan lainnya berjalan buruk." 

"Tetapi, Anda perlu tetap fokus tanpa terlalu larut dalam permainan, karena kesulitan dapat menimbulkan rasa takut dan ketegangan," kata Giampaolo dikutip dari situs resmi klub.

Keberhasilannya membawa Cremonese terbilang mengesankan mengingat persiapan yang mepet karena ia baru ditunjuk pada awal pekan ini.

"Dalam tiga hari, kami melakukan apa yang bisa kami lakukan; para pemain bahkan melakukan lebih dari yang mampu saya sampaikan. Selamat kepada mereka," sambungnya.

Bermodal Tekad dan Semangat Tim

Giampaolo memuji kerja keras para pemainnya dan hasrat untuk meraih kemenangan pertama di bawah arahannya.

Meski sempat buntu di babak pertama, ia mengatakan jika perubahan permainan pada babak kedua menjadi kunci dari tiga poin ini.

"Kemudian kami bermain berbeda dari awal, kehilangan penguasaan bola dan memberikan lebih banyak penguasaan bola kepada Parma." 

"Tetapi kemauan keras, semangat pengorbanan, dan tekad membuat perbedaan, memungkinkan kami untuk menghindari kebobolan gol yang akan membuat kami sedikit cemas," jelasnya.

Melihat penampilan anak didiknya pada laga ini, ia merasa kagum dan puas dengan performa mereka. 

"Saya pikir tim hari ini mengatasi tren baru-baru ini, yang secara mental berbahaya. Mereka sangat bagus," ungkapnya.

Parma, Cremonese, Emil Audero, Marco Giampaolo, Marco Giampaolo Kagumi Emil Audero dkk Usai Raih 3 Poin di Debutnya

Lautaro Martinez (kiri) dibayangi Federico Ceccherini dalam pertandingan sepak bola Serie A Liga Italia antara Cremonese vs Inter Milan di Stadion Giovanni Zini di Cremona, Italia utara, pada 1 Februari 2026. (Foto oleh Piero CRUCIATTI / AFP)

Apresiasi Perjuangan Cremonese

Keputusannya untuk menerima tawaran Cremonese membuat kepercayaan dirinya meningkat. 

Menurutnya, ia kembali merasakan gairah yang sudah lama tidak ia rasakan terutama usai meraih kemenangan ini.

"Saya telah menonton begitu banyak pertandingan, saya telah bepergian dan mencoba untuk tetap mengikuti perkembangan, tetapi cepat atau lambat panggilan itu akan datang." 

"Panggilan yang dapat membawa kekecewaan atau emosi yang luar biasa, seperti hari ini," katanya.

Meski demikian, Giampolo enggan jumawa dan merasa kemenangan ini karena jasa besar darinya.

Ia mendedikasikan kemenangan untuk para pemainnya sembari memberikan apresiasi kepada Davide Nicola yang telah meninggalkan fondasi di timnya saat ini. 

"Saya mendedikasikannya untuk tim karena saya dapat memahami apa yang telah mereka lalui; tidak menang selama begitu banyak pertandingan membuat segalanya lebih sulit, dan dalam hal ini saya juga harus menyampaikan rasa solidaritas kepada Nicola."

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang