Analis Sorot Naiknya Harga Emas dan Perak Dongkrak Penguatan IHSG
Kepala Riset Phintraco Sekuritas, Ratna Lim, menyampaikan IHSG dibuka menguat lalu bergerak ke teritori negatif sampai penutupan sesi pertama perdagangan saham. Pada sesi kedua, IHSG bergerak kembali ke zona hijau hingga penutupan perdagangan hari ini.
Sebanyak 301 saham naik 391 saham menurun, dan 125 tidak bergerak nilainya. Saham-saham yang mengalami penguatan terbesar antara lain MBTO, NZIA, NASI, LAJU dan SURI sedangkan saham-saham yang terkoreksi drastis adalah BIPI, TRUE, UNIQ, MORA dan BUVA.
Frekuensi perdagangan saham tercatat sebanyak 2.890.404 kali transaksi. Sementara itu, jumlah saham yang diperdagangkan sebanyak 45,43 miliar lembar saham senilai Rp25,74 triliun.
"Berlanjutnya rebound harga emas dan perak menjadi salah satu faktor yang mendorong penguatan indeks," tutur Ratna Lim dikutip dari Antara pada Rabu, 4 Februari 2026.
Ilustrasi emas
Melansir data Gold Price hingga pukul 19.14 WIB pada Rabu, 4 Februari 2026, harga emas dunia melesat 2,77 persen atau 136,18 poin ke level US$5.044,28 atau sekitar Rp 84,7 juta (estimasi kurs Rp 16.800 per dolar AS) per ons troy. Kenaikan ini memangkas koreksi tajam di mana harga sempat terjun menyentuh level US$4.600.
Sementara itu, harga perak turut menunjukkan lonjakan sebesar 8,00 persen menjadi US$89,85 atau sekitar Rp 1,50 juta per ons troy. Senasib dengan emas, perak sempat tergerus hingga terkapar di bawah level US$80.
Ratna menambahkan, pelaku pasar akan mencermati data retail sales kawasan Eropa periode bulan Desember 2025. Pasar memperkirakan terjadi pertumbuhan sebesar 2,3 secara year on year (yoy) dari sebelumnya 2 persen pada November 2025.
Selain itu, pelaku pasar juga menantikan pertemuan Europan Central Bank (ECB), yang diperkirakan akan mempertahankan suku bunga acuan di level 2,15 persen dan deposit facility rate di 2 persen. Sementara itu, pertemuan Bank of England (BoE) diperkirakan akan mempertahankan suku bunganya tetap di level 3,75 persen.
"Kami memperkirakan IHSG berpotensi uji level 8.200 pada perdagangan Kamis," demikian prediksi Ratna.
Bursa saham regional Asia sore ini antara lain, indeks Nikkei melemah 427,30 poin atau 0,78 persen ke 54,293,39, indeks Shanghai menguat 34,46 poin atau 0,85 persen ke 4.102,20, indeks Hang Seng menguat 12,55 poin atau 0,05 persen ke 26.847,32, dan indeks Strait Times menguat 21,41 poin atau 0,54 persen ke 4.965,50.