Blak-blakan Soal Perselingkuhan, Ini Harapan Jule untuk Anak-anaknya
Julia Prastini yang dikenal publik dengan sapaan Jule kembali menjadi sorotan setelah tampil secara terbuka dalam sebuah wawancara di kanal YouTube Big Mo.
Dalam kesempatan tersebut, ibu tiga anak itu menyampaikan permohonan maaf yang ditujukan kepada anak-anaknya serta mantan suaminya, Na Daehoon. Scroll lebih lanjut yuk!
Kemunculan Jule kali ini juga mencuri perhatian karena ia tidak lagi mengenakan hijab, memunculkan beragam spekulasi publik terkait perubahan penampilannya pascaperceraian.
Dalam podcast tersebut, Jule tampil dengan rambut panjang berwarna cokelat dan menunjukkan ekspresi emosional saat menyampaikan pesan untuk buah hatinya.
Ia menegaskan bahwa rasa cintanya kepada anak-anak tidak pernah pudar meski tengah menghadapi fase kehidupan yang sulit.
"Maafin mama. mama bukan nggak sayang kalian. Mama sayang banget sama kalian. Aku nggak pernah ninggalin kalian. Aku selalu ada buat kalian," ujar Jule, dikutip Selas 27 Januari 2026.
Tak hanya menyampaikan permohonan maaf, Jule juga menitipkan doa dan harapan agar anak-anaknya kelak tumbuh menjadi pribadi yang berkarakter baik.
"Terus tumbuh jadi anak yang baik. Jadi anak yang sholeh, sholehah, sopan sama orang tua, harus percaya diri," lanjut Jule.
Pesan itu dinilai sebagai bentuk refleksi diri sekaligus upaya Jule untuk tetap hadir dalam kehidupan anak-anaknya meski hubungan rumah tangganya telah berakhir.
Dalam sesi yang sama, Big Mo menyinggung sosok Na Daehoon dan menanyakan apakah Jule memiliki pesan khusus untuk mantan pasangan hidupnya tersebut.
Dengan suara bergetar, Jule mengungkapkan penyesalan atas kesalahan yang pernah ia perbuat.
"Mungkin buat mantan suami aku juga aku minta maaf sama apa yang aku lakuin buat kamu," tuturnya.
Jule juga tak ragu mengakui peran besar Na Daehoon sebagai ayah dan suami selama masa pernikahan mereka. Ia menyebut mantan suaminya sebagai sosok yang penuh perhatian, khususnya terhadap anak-anak.
"Kamu laki-laki yang baik banget, selama kita nikah tuh dia baik bangetlah. Baik banget, apalagi ke anak-anak. Super baik banget," katanya.
Meski demikian, Jule mengisyaratkan bahwa perpisahan yang terjadi merupakan konsekuensi dari kekhilafan yang pernah ia lakukan. Pengakuan terbuka ini dinilai sebagai langkah berani sekaligus upaya untuk berdamai dengan masa lalu. Publik pun menilai momen tersebut sebagai refleksi emosional yang menunjukkan sisi rapuh seorang figur publik di tengah sorotan dan penilaian masyarakat.