Sule ke Teddy soal Polemik Ahli Waris, Singgung Perselingkuhan dan Tanggung Jawab

ahli waris, Sule, Sule ke Teddy soal Polemik Ahli Waris, Singgung Perselingkuhan dan Tanggung Jawab

Komedian Sule akhirnya angkat bicara terkait polemik penetapan ahli waris atas harta peninggalan mendiang Lina Jubaedah. 

Reaksi itu muncul setelah Teddy Pardiana, suami Lina, mengajukan permohonan penetapan ahli waris ke Pengadilan Agama Bandung pada Desember 2025.

Sule menyatakan selama ini memilih diam. Namun, langkah hukum Teddy membuatnya merasa terusik, terutama karena menyangkut masa depan dan privasi anak-anaknya.

Lantas, bagaimana pernyataan Sule terkait langkah yang diambil Teddy terkait warisan?

Permohonan ahli waris jadi pemicu

Permohonan penetapan ahli waris diajukan Teddy dengan alasan kepentingan administratif anaknya, Bintang. 

Menanggapi hal itu, Sule menegaskan bahwa bagian warisan untuk Bintang sudah disiapkan dan tidak perlu dikhawatirkan.

"Jadi jangan takut untuk tidak masuk list warisan," ujar Sule, melalui kanal YouTube SL Media, dikutip dari , Senin (2/2/2026).

Sule menyebut warisan tersebut akan diberikan kepada Bintang saat berusia 17 tahun. Ia menilai polemik seharusnya tidak perlu terjadi jika fokus utama adalah kepentingan anak.

Sule minta Teddy fokus tanggung jawab sebagai ayah

Dalam pernyataannya, Sule mempertanyakan langkah Teddy yang mengurus penetapan ahli waris alih-alih fokus menafkahi anak.

"Sekarang fokus saja buat bapaknya, hidupi anaknya. Jadilah laki-laki yang bertanggung jawab," kata Sule.

Ia menilai peran orangtua tidak berhenti pada urusan hukum, melainkan juga pada tanggung jawab keseharian terhadap anak.

Singgung masa lalu dan isu perselingkuhan

Sule juga mengungkapkan rasa tidak nyaman karena persoalan lama kembali mencuat. Ia mengaku telah menahan diri sejak perceraiannya dengan Lina pada 2018.

"Gue sudah anteng, sudah diam. Udah lah, sudah istri hilang, harta apalagi? Lagian gono-gini kalau hasil dari perselingkuhan, tidak dapat apa-apa," ucap Sule.

Ia menyatakan telah berusaha menahan diri dan tidak memperpanjang persoalan, meski merasa dirugikan secara emosional. Menurut Sule, sikap diam itu diambil demi menjaga anak-anaknya.

"Kalau kita ngungkit harta, enggak bakalan gue kasih rumah sama ruko. Enggak bakalan gue kasih. Orang gue diselingkuhin. Coba, kurang gimana gue?"sambungnya. 

Nemun, kini ia merasa tidak bisa lagi diam karena sudah selama ini menahan diri. 

"Masih mending waktu itu, gue enggak laporin itu pasal perzinahan, masih baik gue, kenapa masih begini?" ujarnya.

Menurut Sule, jika persoalan masa lalu dibuka, pembagian harta bersama bisa dipersoalkan. Namun, ia memilih tidak menempuh jalur tersebut.

Pertanyakan niat dan aliran harta

Dalam pernyataan lanjutan, Sule mempertanyakan niat Teddy menikahi Lina. 

Ia juga menyinggung uang milik Rizky Febian sebesar Rp 5 miliar yang disebut masih tersimpan di rekening Lina dan belum diserahkan, termasuk perhiasan serta surat-surat tanah dan bangunan.

"Sudah dikasih ke anak-anak, enggak ada nama lain, termasuk nama dia yang ingin banget masuk penetapan ahli waris. Hasil dari mana? Kan itu juga yang dibawa mungkin dari saya semuanya. Dia minta? Gimana coba" ungkapnya, dikutip dari , Selasa.

Sule menegaskan dirinya baru bersuara karena persoalan ini dinilai telah mengganggu ketenangan anak-anaknya. 

Ia berharap polemik penetapan ahli waris tidak terus diperpanjang.

"Saya enggak pernah ngomong. Cuma karena ini sudah mengganggu privasi anak-anak, makanya saya speak up," ujarnya. 

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang