Miss Universe Indonesia Sanly Liu Blak-blakan Soal Hal yang Bikin Nyaman
Mobil bukan lagi sekadar alat transportasi bagi publik figur dengan jadwal superpadat. Bagi sebagian selebriti, kendaraan bahkan berfungsi sebagai “rumah kedua” yang menemani aktivitas dari satu agenda ke agenda lain. Kondisi inilah yang mendorong kebutuhan akan mobil yang tidak hanya fungsional, tetapi juga nyaman, aman, dan sesuai gaya hidup modern.
Fenomena tersebut juga dirasakan Miss Universe Indonesia 2025, Sanly Liu. Dengan intensitas perjalanan yang tinggi, ia menilai kendaraan harus mampu memberikan kenyamanan maksimal sekaligus efisiensi, terutama ketika waktu istirahat di rumah atau hotel sangat terbatas. Scroll untuk tahu lebih lanjut, yuk!
Sanly Liu secara terbuka menyampaikan bahwa teknologi menjadi pertimbangan pertamanya saat memilih mobil. Ia mengaku menyukai kendaraan hybrid, yakni mobil yang menggabungkan dua sumber tenaga, bensin dan listrik berbasis baterai.
"Aku senang dengan kendaraan yang memiliki fitur teknologi bagus dan hybrid ya. Benar-benar bisa dibawa jarak jauh tapi hemat juga. Jadi, nggak perlu sering-sering isi bensin. Aku terus terang nggak suka sering-sering ke pom bensin," kata Sanly Liu, dalam keterangannya, dikutip Senin 9 Februari 2026.
Menurutnya, efisiensi bahan bakar menjadi nilai tambah yang signifikan, terutama untuk perjalanan jarak jauh dengan frekuensi tinggi.
Selain teknologi, Sanly Liu menempatkan kenyamanan sebagai faktor paling krusial. Ia menilai tampilan interior dan eksterior memang penting, tetapi kenyamanan saat berkendara tetap menjadi prioritas utama.
"Nyaman itu paling penting ya. Percuma mobil mau secantik apa, tapi pas nyetir goyang-goyang gitu. Aku kalau bawa teman masuk ke mobilku, 'wow sangat luxury ya, sangat elegan gitu"," ungkapnya.
Bagi Sanly, perpaduan antara kenyamanan berkendara dan kesan elegan mampu menciptakan pengalaman perjalanan yang menyenangkan, baik bagi dirinya maupun penumpang.
Tak hanya soal estetika dan kenyamanan, Sanly Liu juga menekankan pentingnya fitur keselamatan dalam kendaraan. Ia berharap teknologi keamanan mampu memberikan perlindungan optimal dalam kondisi darurat di jalan raya.
"Jadi amit-amit kalau ada kejadian apapun kita tuh masih aman," tuturnya.
Menariknya, Sanly mengaku tidak terlalu memprioritaskan tenaga mesin atau horsepower. Ia menilai kebutuhan berkendara di perkotaan tidak menuntut performa ekstrem.
"Kalau perempuan nggak begitu mikirin horsepower ya. Aku juga nggak, kita kayaknya lebih yang penting nyaman dan kita juga di kota kan, kita nggak mungkin kebut-kebutan," katanya.
Sanly Liu menyampaikan pandangannya tersebut dalam sebuah acara bertajuk When Comfort Becomes the New Elegance. Acara ini mempertemukan dunia fashion, gaya hidup, dan desain otomotif untuk memaknai konsep elegansi secara lebih personal dan relevan dengan kehidupan modern.
Dalam kesempatan yang sama, Arga Simanjuntak, perwakilan dari Lepas, menegaskan bahwa teknologi, keamanan, dan kenyamanan selalu menjadi prioritas utama dalam setiap produk yang mereka hadirkan.
"Elegan itu harus memberikan ketenangan dan kenyamanan. Sama seperti yang Lepas berikan, salah satunya, di jalan ada genangan air hingga 600 milimeter, masih aman," katanya.
Perspektif serupa juga datang dari fashion designer Yosafat Dwi Kurniawan. Ia menilai rasa aman dan nyaman sebagai elemen penting yang selalu ia terjemahkan sejak tahap konsep hingga proses pembuatan busana.
"Elegan itu ketika karya fashion saya dipakai, bisa menjadi yang terbaik bagi orang itu. kedua, tidak tersiksa lah ketika menggunakannya. Merasa nyaman itu penting karena bisa menghadirkan inner beauty dari dalam terpancar keluar," katanya.
Menurut Yosafat, ketika seseorang merasa nyaman dan aman saat mengenakan sebuah karya, kecantikan tidak hanya terlihat dari luar, tetapi juga terpancar dari dalam diri.
"Buat aku, elegan terpancar ketika pemakainya merasa nyaman, ketika pemakainya merasa confident dan merasa jadi dirinya sendiri. Itu sangat personal dan itu sesuatu yang dirasakan," ungkapnya.