Optimalkan 3 Cabang Pelabuhan, Pelindo Bantu Distribusi Bantuan ke Aceh dan Sumatera
PT Pelabuhan Indonesia (Persero) alias Pelindo berkomitmen untuk terus mendukung kelancaran distribusi bantuan kemanusiaan ke wilayah Aceh dan Sumatera, melalui layanan kepelabuhanan yang andal, aman, dan berorientasi pada kepentingan publik.
Executive Director 1 Pelindo Regional 1, Jonedi Ramli menyampaikan, sepanjang periode 30 November 2025 hingga 11 Januari 2026, Pelindo Regional 1 mencatat pelayanan terhadap 127 kunjungan kapal pengangkut logistik bantuan kemanusiaan untuk wilayah Aceh dan Sumatera Utara.
Hal itu dilakukan melalui tiga cabang pelabuhan yang dikelola PT Pelindo Multi Terminal, sebagai Subholding Pelindo yang bergerak di bidang operator terminal nonpetikemas. Ketiga cabang pelabuhan tersebut yakni Lhokseumawe, Malahayati, dan Sibolga.
"Kami memastikan seluruh layanan kepelabuhanan berjalan optimal, agar distribusi bantuan kemanusiaan dapat tiba tepat waktu di daerah terdampak," kata Jonedi dalam keterangannya, Kamis, 22 Januari 2026.
PT Pelindo Multi Terminal (SPMT)
"Ini merupakan wujud kepedulian dan tanggung jawab sosial Pelindo, dalam mendukung pemulihan dan kebutuhan masyarakat,” ujarnya.
Dia merinci, total volume muatan bantuan kemanusiaan yang dilayani mencapai 95.734 ton/m³/unit, terdiri atas berbagai kebutuhan penting seperti sembako, jembatan, alat berat, tangki air, mobil RO (Reverse Osmosis), hingga genset.
Sebagai bentuk dukungan terhadap misi kemanusiaan, perusahaan juga memberikan relaksasi biaya layanan kepelabuhanan sebagai bentuk dukungan kepada pemerintah dan masyarakat dalam upaya penanganan bencana.
Dari total 127 kunjungan kapal, Pelabuhan Lhokseumawe melayani 90 kunjungan kapal dengan volume muatan sekitar 82.040 ton/m³/unit, sementara Pelabuhan Malahayati melayani 26 kapal dengan volume 13.694 ton/m³/unit.
Kemudian Pelabuhan Sibolga melayani 11 kapal, yang mengangkut berbagai jenis logistik strategis. Kapal-kapal tersebut mengangkut bantuan dari berbagai pihak seperti pemerintah, Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB), Palang Merah Indonesia (PMI), Badan SAR Nasional (Basarnas), Polri, TNI, Badan Keamanan Laut (Bakamla), PLN, dan sejumlah pihak lainnya.
Direktur Utama Pelindo Multi Terminal, Ary Henryanto menambahkan, Pelindo Multi Terminal sebagai operator pelabuhan, akan memastikan kelancaran layanan operasional selama proses bongkar muat bantuan logistik yang berlangsung di pelabuhan.
“Pelindo Multi Terminal memastikan kesiapan fasilitas, peralatan, serta sumber daya manusia di pelabuhan-pelabuhan tersebut agar distribusi bantuan dapat berlangsung lancar dan tanpa hambatan” ujarnya.