Gubernur Aceh Sebut Bantuan Kementan Salah Satu yang Terbesar untuk Korban Bencana
Gubernur Aceh Muzakir Manaf mengapresiasi dan menyampaikan terima kasih kepada Menteri Pertanian sekaligus Kepala Badan Pangan Nasional (Bapanas) Andi Amran Sulaiman atas penyaluran bantuan kemanusiaan bagi masyarakat Aceh yang terdampak bencana.
Muzakir Manaf, yang akrab disapa Mualem, menilai bantuan yang disalurkan tersebut menjadi salah satu bantuan terbesar yang diterima Aceh dalam penanganan bencana.
Mentan Amran Beli 40 Ton Cabai Bantu Petani Aceh
"Bantuan tersebut menjadi salah satu yang terbesar diterima Aceh untuk penanganan bencana," kata Gubernur Aceh Muzakir Manaf sebagaimana keterangan Kementerian Pertanian yang diterima ANTARA di Jakarta, Jumat (19/12/2025).
Ucapan terima kasih itu disampaikan Mualem saat meninjau langsung kedatangan bantuan kemanusiaan yang dikirim melalui jalur laut pada Kamis, 18 Desember 2025.
“Terima kasih Bapanas, terima kasih banyak yang sebesar-besarnya karena sudah ada bantuan seperti ini,” ujar Mualem.
Ia menegaskan, bantuan yang diterima Aceh kali ini sangat berarti bagi masyarakat yang tengah menghadapi kondisi darurat akibat bencana.
“Allah yang akan membalas jasa baik beliau,” tuturnya.
Selain kepada pemerintah pusat, Mualem juga menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang terlibat dalam proses pengiriman dan penyaluran bantuan, termasuk kru kapal yang mengangkut logistik kemanusiaan.
“Terima kasih kepada kru-kru kapal semuanya. Semoga kita diselamatkan dan diberi panjang umur,” katanya.
Bantuan kemanusiaan tersebut merupakan bagian dari penyaluran bantuan tahap kedua hasil kolaborasi Kementerian Pertanian dan Bapanas bersama mitra strategis. Bantuan tiba di Aceh menggunakan KRI Surabaya 591 yang berlayar langsung dari Jakarta sebelum selanjutnya didistribusikan ke wilayah terdampak lainnya.
Selain Aceh, Kementan dan Bapanas memastikan bantuan tahap kedua juga disalurkan ke Medan, Sumatera Utara, dan Padang, Sumatera Barat, sebagai bagian dari upaya pemerintah menjangkau seluruh wilayah terdampak secara merata.
Sebelumnya, Menteri Pertanian sekaligus Kepala Bapanas Andi Amran Sulaiman mengirim bantuan logistik hingga alat penjernih air ke Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat menggunakan kapal perang TNI Angkatan Laut KRI Surabaya 591 untuk mempercepat penanganan pascabencana.
Dalam pelepasan bantuan bencana Pulau Sumatera tahap ketiga di Mako Kolinlamil, Jakarta, Selasa, 16 Desember 2025, Amran mengatakan pengiriman bantuan tersebut merupakan tindak lanjut atas arahan Presiden Prabowo Subianto agar seluruh kementerian dan lembaga bergerak bersama meringankan beban masyarakat terdampak bencana.
"Semua kementerian, lembaga, Badan yang terkait langsung kolaborasi dengan (TNI) Angkatan Laut untuk mengirim barang ke Aceh, Sumut, dan Sumatera Barat. Ini adalah pengapalan yang ketiga kita berangkatkan," kata Amran.
Amran menjelaskan, pengapalan tahap ketiga yang dilakukan Kementerian Pertanian merupakan bentuk dukungan pemerintah dalam upaya pemulihan pascabencana di berbagai daerah di Sumatera.
Pengiriman tahap ketiga tersebut tercatat membawa 70 truk bantuan yang berisi kasur, minyak goreng, makanan siap saji, perlengkapan kebersihan, hingga kebutuhan dasar lainnya.
Selain logistik pangan, Kementerian Pertanian juga mengirimkan alat penjernih air, genset untuk penerangan, serta perlengkapan darurat lainnya sesuai permintaan pemerintah daerah.
Pemerintah Aceh berharap dukungan pemerintah pusat melalui Kementan dan Bapanas dapat membantu meringankan beban masyarakat terdampak serta mempercepat proses pemulihan pascabencana. (Sumber ANTARA)