Pemprov Sulsel Siapkan Rp 2,5 Miliar dalam Pencarian Pesawat ATR 42-500, buat Apa Saja?

Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan (Sulsel) menyiapkan anggaran operasional kebencanaan sebesar Rp 2,5 miliar guna mendukung proses pencarian pesawat ATR 42-500 yang mengalami kecelakaan di kawasan Gunung Bulusaraung, Kabupaten Pangkep.
Gubernur Sulsel Andi Sudirman Sulaiman mengatakan, dana tersebut dialokasikan untuk menunjang pengerahan personel pencarian dari berbagai unsur, termasuk tim gabungan yang bekerja di lapangan.
"Kami alokasikan sekitar Rp2,5 miliar bantuan kebencanaan dalam pengerahan personel pencarian ATR 42-500," ujarnya di Makassar, Selasa (20/1/2026), dikutip dari Antara.
Anggaran Difokuskan untuk Logistik dan Operasional Tim
Andi Sudirman menjelaskan, penggunaan anggaran tersebut mencakup kebutuhan logistik harian personel, pembiayaan operasional, serta berbagai dukungan teknis selama proses pencarian pesawat ATR 42-500 berlangsung.
Ia menekankan, ketersediaan logistik yang memadai menjadi faktor penting agar operasi pencarian dapat dilakukan secara berkesinambungan dan optimal.
Selain dukungan anggaran, Gubernur Sulsel memastikan tim kebencanaan dan tim kesehatan telah diterjunkan ke lokasi kejadian. Tim tersebut dilengkapi dengan ambulans serta sarana pendukung lainnya untuk menunjang kebutuhan di lapangan.
Langkah ini, kata Andi Sudirman, merupakan bagian dari upaya pemerintah daerah dalam memastikan keselamatan, kesehatan, dan kesiapan logistik seluruh personel yang terlibat dalam operasi pencarian.
Menurut Andi Sudirman, kebijakan tersebut mencerminkan komitmen penuh Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan dalam mendukung operasi pencarian pesawat ATR 42-500 yang jatuh di wilayah Maros–Pangkep beberapa hari lalu.
"Dan tentu kita akan terus melakukan pencarian semaksimal mungkin," tukas Andi Sudirman.
Dalam segala situasi, KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih dari lapangan. Kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme. Berikan apresiasi sekarang