KA Ciremai Dibatalkan Imbas Banjir Pantura, 145 Penumpang Bisa Beralih ke KA Harina

KA Ciremai, banjir Pantura, kereta api, KA Harina, banjir, KA Ciremai Dibatalkan Imbas Banjir Pantura, 145 Penumpang Bisa Beralih ke KA Harina

PT KAI Daerah Operasi 2 Bandung menawarkan 145 penumpang KA Ciremai relasi Bandung-Semarang Tawang untuk dialihkan perjalanannya ke KA Harina.

Hal itu menyusul pembatalan keberangkatan KA Ciremai akibat banjir Pantura yang menggenangi jalur kereta api di wilayah Daop 4 Semarang, tepatnya petak jalan Pekalongan-Sragi, pada Sabtu (17/1/2026).

Perlu diketahui, seharusnya jadwal keberangkatan KA Ciremai dilakukan Sabtu (17/1/2026) pukul 16.55 WIB.

KA Harina Berangkat Pukul 21.35 WIB

Manajer Humas KAI Daop 2 Bandung Kuswardojo mengatakan, sebagai langkah kompensasi pembatalan keberangkatan KA Ciremai, para penumpang ditawarkan untuk beralih menggunakan KA Harina dengan relasi Bandung-Semarang Tawang-Surabaya Pasarturi pada hari yang sama.

"KAI memahami ketidaknyamanan yang dialami pelanggan akibat kondisi ini. Pengalihan perjalanan kami lakukan agar pelanggan tetap dapat melanjutkan perjalanan dengan aman dan nyaman, dengan tetap mengutamakan aspek keselamatan sebagai prioritas utama," ujar Kuswardojo dalam keterangannya dikutip dari Antara.

Berdasarkan data Sabtu sore ini, tercatat sebanyak 145 pelanggan telah mengantongi tiket KA Ciremai untuk keberangkatan hari ini.

"Bagi penumpang yang bersedia beralih ke KA Harina, jadwal keberangkatan akan dilakukan pada pukul 21.35 WIB dari Stasiun Bandung," imbuhnya.

Penumpang Juga Bisa Refund

Namun demikian, KAI juga memberikan opsi pengembalian biaya tiket (refund) sebesar 100 persen di luar biaya pemesanan bagi penumpang yang memilih untuk tidak melanjutkan perjalanan.

Proses pembatalan tiket dapat dilakukan secara langsung di loket stasiun maupun melalui layanan pelanggan Contact Center KAI 121.

"Adapun batas waktu proses pembatalan dan pengembalian bea tiket adalah hingga tujuh hari atau 7x24 jam terhitung sejak tanggal dan jam keberangkatan yang tertera pada tiket," tukas Kuswardojo.

Hingga saat ini, manajemen KAI Daop 2 Bandung terus berkoordinasi dengan Daop 4 Semarang untuk memantau perkembangan kondisi prasarana di titik banjir guna memastikan jalur dapat segera dilalui kembali dengan aman.

Dalam segala situasi, KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih dari lapangan. Kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme. Berikan apresiasi sekarang