Peringatan Dini Banjir Rob Pantura Semarang-Demak Malam Ini, Catat Wilayah Berpotensi Terdampak
Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) mengeluarkan peringatan dini potensi banjir pesisir atau rob di wilayah Pantai Utara Jawa Tengah pada 23–24 Desember 2025.
Peringatan ini disampaikan menyusul adanya pasang maksimum air laut yang diperkirakan terjadi pada periode tersebut.
Fenomena ini berpotensi berdampak pada aktivitas masyarakat pesisir, termasuk transportasi dan kegiatan ekonomi.
BMKG meminta warga di kawasan terdampak meningkatkan kewaspadaan terhadap kemungkinan genangan rob.
Wilayah Berpotensi Terdampak Banjir Rob
Prakirawan Cuaca Stasiun Meteorologi Maritim Tanjung Emas Semarang, Shafira Tsanyfadhila, menyebut sejumlah daerah yang berpotensi terdampak banjir pesisir.
“Kota Semarang, Kab. Demak, Kab dan kota Pekalongan, Batang, Kendal, Jepara,” kata Shafira saat dihubungi Kompas.com melalui pesan singkat pada Selasa (23/12/2025).
wilayah tersebut berada di sepanjang pesisir utara Jawa Tengah yang rentan terdampak pasang air laut.
Tinggi Pasang Air Laut dan Variasi Genangan
Shafira menjelaskan, berdasarkan hasil perkiraan, pasang air laut diperkirakan mencapai ketinggian tertentu di atas permukaan laut rata-rata.
“Berdasarkan perkiraan Pushidros, pasang air laut mencapai 40 cm diatas rata-rata permukaan laut. Namun kedalaman genangan banjir rob bervariasi terhadap tinggi permukaan tanah,” ujarnya.
Perbedaan kontur dan elevasi tanah menyebabkan tinggi genangan di setiap wilayah tidak sama.
Penyebab Banjir Rob Akibat Fenomena Bulan Baru
Menurut Shafira, potensi banjir pesisir kali ini dipicu oleh fenomena astronomi, bukan faktor Siklon Tropis Grant.
“Fenomena banjir pesisir disebabkan adanya fenomena Bulan Baru tanggal 20 Desember 2025 yang berpotensi meningkatkan tinggi pasang air laut maksimum, sehingga tidak dipengaruhi oleh siklon tropis. Adapun curah hujan yang tinggi dapat meningkatkan ketinggian pasang yang terjadi,” jelas Shafira.
Kondisi tersebut memperbesar peluang terjadinya genangan di wilayah pesisir utara Jawa Tengah.
Dampak pada Jalur Pantura dan Aktivitas Pelabuhan
Shafira mengingatkan, banjir rob berpotensi mengganggu jalur transportasi utama di kawasan pesisir.
“Apabila Banjir rob terjadi, dapat mengganggu sebagian jalur lalu lintas Pantai Utara Jawa Tengah, seperti Pantura Semarang dan Demak,” pungkasnya.
Imbauan BMKG untuk Warga Pesisir
Sebelumnya diberitakan, banjir rob diperkirakan berpotensi terjadi pada 23–24 Desember 2025 malam hari sekitar pukul 22.00 WIB hingga 03.00 WIB.
Aktivitas pasang surut air laut dinilai dapat memengaruhi dinamika wilayah Pantai Utara Jawa Tengah berupa banjir pesisir.
Selain lalu lintas, dampak juga diperkirakan dirasakan pada transportasi di sekitar pelabuhan dan aktivitas pesisir.
Kegiatan petani garam, perikanan darat, serta aktivitas bongkar muat di pelabuhan berpotensi terganggu akibat genangan rob.
BMKG mengimbau masyarakat yang tinggal di wilayah pesisir Pantai Utara Jawa Tengah agar meningkatkan kewaspadaan.
Shafira menekankan pentingnya pemantauan informasi resmi dari BMKG.
"Perhatikan update informasi cuaca maritim dari Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG)," imbuhnya.
Dalam segala situasi, KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih dari lapangan. Kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme. Berikan apresiasi sekarang