Roby Tremonti Beberkan Pernikahan dengan Aurelie Moeremans: Tak Ada Pembatalan Hingga Disuruh Ngaku KDRT

Roby Tremonti
Roby Tremonti

 Viralnya memoar Broken String karya Aurelie Moeremans memicu reaksi dari Roby Tremonti. Pria yang selama ini dikaitkan publik dengan sosok “Bobby” dalam buku tersebut akhirnya angkat bicara dan menyampaikan klarifikasinya secara terbuka.

Dalam memoar itu, Aurelie mengisahkan perjalanan hidup yang penuh tekanan saat menjalin hubungan dengan pria yang lebih tua darinya. Ia menceritakan awal perkenalan hingga dinamika asmara yang disebut sarat kekerasan emosional, manipulasi, dan dugaan pemalsuan pernikahan demi kepentingan pribadi sang pasangan. Scroll untuk tahu lebih lanjut, yuk!

Cerita tersebut dengan cepat menyebar di media sosial dan memicu spekulasi publik yang mengarah pada Roby Tremonti, sosok yang memang pernah memiliki hubungan dengan Aurelie di masa lalu. Menanggapi hal tersebut, Roby memilih menggelar konferensi pers dan secara tidak langsung mengonfirmasi bahwa dirinya adalah sosok yang dimaksud dalam cerita tersebut.

Dalam pernyataannya, Roby menekankan bahwa hubungan tersebut pernah berujung pada pernikahan yang disebut berlangsung pada 10 Oktober 2011. Ia mengklaim memiliki bukti berupa foto-foto serta dokumen yang menunjukkan pernikahan itu benar-benar digelar.

Namun, Roby membantah tudingan terkait pembatalan pernikahan. Ia menyatakan tidak pernah memegang atau mengetahui adanya dokumen resmi pembatalan, meski kabarnya telah beredar luas di media sosial.

"Surat resmi dari gereja bahwa ada pembatalan pernikahan ya karena saya tidak pernah pegang itu," kata Roby Citeureup, Jakarta Timur, baru-baru ini.

Tak berhenti di situ, Roby juga menyampaikan keberatan atas narasi yang berkembang terkait kekerasan dalam rumah tangga. Ia menyebut dirinya berada dalam posisi tertekan dan dipaksa mengakui tuduhan tertentu.

"Ya saya harus menulis bahwa saya KDRT, kan nggak mungkin saya nggak melakukan itu jawabannya," kata Roby.

Roby kemudian menjelaskan alasan mengapa dirinya memilih diam dan menyimpan rapat-rapat dokumentasi pernikahan tersebut selama lebih dari satu dekade. Menurutnya, sikap itu diambil demi menghindari konflik berkepanjangan.

"Saya nggak mau berkonflik dan gak mau lagi mengurus urusan dia yang memang udah nggak mau sama saya karena itu urusan kehidupan dia," pungkasnya.