Beda Respons Roby Tremonti dan Eza Gionino Soal Buku Broken Strings

Eza Gionino dan Roby Tremonti
Eza Gionino dan Roby Tremonti

 Isu seputar buku Broken Strings karya Aurelie Moeremans kembali menjadi sorotan publik. Memoar yang memuat kisah kelam perjalanan hidup Aurelie ini menyeret sejumlah nama figur publik, termasuk Eza Gionino dan Roby Tremonti. 

Keduanya diduga menjadi inspirasi karakter dalam buku tersebut, namun respons yang ditunjukkan justru bertolak belakang dan memantik perbincangan warganet. Scroll lebh lanjut yuk!

Dalam buku tersebut, Eza Gionino disebut-sebut sebagai sosok di balik karakter Zane, salah satu mantan kekasih Aurelie. Dugaan ini mencuat lantaran adanya kemiripan detail fisik dan karakter, mulai dari suara yang berat hingga gestur alis yang khas. 

Selain itu, karakter Zane juga digambarkan memiliki rekam jejak kekerasan terhadap pasangan, yang dinilai publik memiliki kemiripan dengan kasus yang pernah menimpa Eza di masa lalu.

Berbeda dengan Eza, Roby Tremonti dikaitkan dengan karakter Bobby. Sosok Bobby digambarkan sebagai kekasih Aurelie saat masih di bawah umur, yang diduga melakukan kekerasan fisik dan mental. 

Bahkan dalam buku tersebut, Bobby disebut sempat memaksa Aurelie untuk menikah tanpa restu orang tua. Isu sensitif ini membuat nama Roby kembali diperbincangkan di berbagai platform media sosial.

Menariknya, perbedaan sikap terlihat jelas dari kedua figur tersebut. Roby Tremonti memilih jalur klarifikasi dengan menampilkan bukti pernikahannya bersama Aurelie sebagai bantahan atas berbagai spekulasi. Langkah ini diambil untuk meredam asumsi publik yang semakin liar.

Sementara itu, Eza Gionino justru mengambil sikap lebih santai. Ia menyatakan tidak mempermasalahkan jika publik mengaitkan dirinya dengan karakter dalam buku tersebut. 

"Gue tahu sekarang ada isu yang rame banget, ada seseorang bikin novel tentang kehidupan dia dan ada satu karakter atau seseorang yang disebut sama dia dan kalian berpikir itu semua gua, it's okay nggak apa-apa," kata Eza Gionino, mengutip video TikToknya, Sabtu 24 Januari 2026.

"Selama hal itu bisa membuat kalian bahagia di luar sana, it's okay nggak apa-apa, walaupun dibilang berlebihan, it's okay nggak apa-apa," sambungnya.

Bahkan, Eza mengaku tidak berniat mengambil langkah hukum terhadap Aurelie. Ia justru menyampaikan doa agar mantan kekasihnya tersebut menjalani kehidupan yang lebih baik. 

"Gue harapin semua ini cepat selesai, cepat berlalu, kamu di sana juga sudah menikah dan semoga sehat dan baik-baik aja bersama suami di sana," ujar Eza.

Sebagai informasi, Broken Strings merupakan buku memoar yang mengungkap pengalaman Aurelie sebagai korban child grooming dan berbagai bentuk kekerasan serta manipulasi emosional. Buku ini menuai atensi luas karena dinilai berani mengangkat isu sensitif yang jarang dibicarakan secara terbuka.

Perbedaan respons antara Roby Tremonti dan Eza Gionino pun memperlihatkan dua pendekatan yang kontras dalam menghadapi sorotan publik. Di tengah derasnya arus opini, publik kini menanti bagaimana kelanjutan polemik ini akan berkembang.