Saldo Dompet Digital Raib? Cek Cara Mengamankan Akun dan Ajukan Klaim Pengembalian Dana

Ilustrasi dompet digital
Ilustrasi dompet digital

 Penggunaan dompet digital semakin luas dalam aktivitas keuangan sehari-hari, mulai dari pembayaran ritel hingga transaksi layanan harian. Perkembangan ini mendorong efisiensi transaksi sekaligus menuntut perhatian lebih terhadap aspek keamanan digital. 

Risiko seperti pengambilalihan akun, pencurian data, hingga penyalahgunaan saldo menjadi tantangan yang perlu diantisipasi oleh pengguna maupun penyedia layanan.

Dalam situasi tersebut, berbagai platform pembayaran digital menerapkan kebijakan perlindungan untuk meminimalkan dampak kerugian yang dialami pengguna. Terkait ini, GoPay memperkenalkan program Jaminan Saldo Kembali sebagai mekanisme perlindungan bagi pengguna yang mengalami kehilangan saldo akibat penyalahgunaan akun oleh pihak tidak bertanggung jawab. 

Program ini ditujukan untuk memberikan kejelasan prosedur penanganan kasus kehilangan saldo sekaligus meningkatkan rasa aman dalam penggunaan dompet digital.

“Jika terjadi hal-hal yang tidak diinginkan, pengguna bisa melakukan klaim saldo hilang mengikuti syarat dan ketentuan yang sudah ditetapkan," ungkap Audrey Progastama Petriny, Head of Corporate Affairs GoPay, sebagaimana dikutip dari siaran pers, Selasa, 6 Januari 2026.

"Selain itu, kami juga terus melakukan edukasi kepada pengguna agar tetap waspada terhadap berbagai risiko penipuan dan keamanan digital,” sambungnya. 

Dalam ketentuannya, klaim saldo hilang dapat diajukan pada kondisi tertentu. Pertama, apabila terjadi Brute Force, yaitu situasi ketika akun diambil alih secara paksa oleh pihak tidak bertanggung jawab. Kedua, klaim juga dapat dilakukan pada kasus Phone Loss, yakni ketika akun digunakan tanpa izin karena pengguna kehilangan perangkat seluler yang terhubung dengan akun GoPay.

Dari sisi mekanisme, pengguna dapat mengajukan klaim pengembalian saldo secara mandiri melalui aplikasi. Prosesnya dilakukan dengan masuk ke menu Pengaturan dan Keamanan, kemudian memilih GoPay Aman, masuk ke Jaminan Saldo Kembali, lalu mengisi serta mengirimkan formulir klaim untuk diproses. 

Setelah formulir dikirim, klaim akan ditindaklanjuti sesuai dengan ketentuan yang berlaku. Program Jaminan Saldo Kembali tidak berlaku secara otomatis untuk seluruh pengguna. Terdapat sejumlah persyaratan yang harus dipenuhi sebelum kejadian kehilangan saldo. 

Pengguna diwajibkan telah lulus verifikasi atau melakukan upgrade akun ke GoPay Plus sebelum insiden terjadi. Selain itu, pengguna harus sudah mengaktifkan PIN sebagai otentikasi transaksi GoPay dan tidak membagikan PIN maupun kode OTP kepada pihak lain sebelum kasus yang dijamin berlangsung.

Di luar mekanisme klaim, GoPay juga menyampaikan imbauan terkait langkah-langkah dasar yang dapat dilakukan pengguna untuk menjaga keamanan akun dompet digital. Langkah ini dimaksudkan sebagai upaya pencegahan agar risiko penyalahgunaan akun dapat ditekan sejak awal. Beberapa imbauan tersebut meliputi:

1. Menggunakan kombinasi PIN yang tidak mudah ditebak dan menggantinya secara berkala.

2. Tidak memberikan kode OTP kepada siapa pun.

3. Tidak mengakses file, tautan, atau situs web yang mencurigakan.

4. Menjaga kerahasiaan data dan informasi pribadi.

Praktik keamanan tersebut dinilai penting mengingat sebagian besar kasus penyalahgunaan akun sering kali berkaitan dengan kelalaian pengguna dalam menjaga kerahasiaan data. Dengan memahami ketentuan program serta menerapkan langkah pengamanan dasar, pengguna diharapkan dapat lebih siap menghadapi risiko yang mungkin muncul dalam penggunaan layanan dompet digital.