Gugatan Cerai Atalia Praratya terhadap Ridwan Kamil Jadi Sorotan, Bagaimana Nasib Hak Asuh Putra Bungsu?
Arkana Aidan Misbach, putra bungsu Atalia Praratya dan Ridwan Kamil turut menjadi sorotan menyusul gugatan cerai yang diajukan Atalia. Di usia yang baru menginjak 5 tahun, Arkana harus menghadapi kenyataan pahit bahwa kedua orang tuanya akan berpisah.
Di tengah proses cerai Atalia dan Ridwan Kamil saat ini, publik berharap agar hak asuh bocah tersebut bisa dimenangkan oleh Atalia Praratya. Lantas bagaimana pendapat dari pihak Atalia Praratya?
Kuasa hukum Atalia Praratya, Debi Agusfriana angkat bicara. Dalam keterangan resmi yang diterima VIVA.co.id, pada Sabtu 20 Desember kemarin, Debi menyebut baik Atalia maupun Ridwan Kamil sepakat pengasuhan Arkana akan dijalankan bersama-sama.
”Kedua pihak sepakat akan mengasuh anak secara bersama-sama,” kata Debi.
Dalam keterangan resmi itu juga pihak Atalia dan Ridwan Kamil sama-sama kompak membantah tudingan terkait isu adanya orang ketiga dibalik keputusan gugatan cerai itu. Disebut Debi, gugatan cerai yang dilayangkan Atalia ke Pengadilan Agama Bandung merupakan keputusan bersama dan tidak ada kaitannya dengan orang ketiga.
”Kami tegaskan, masing-masing pihak sepakat untuk berpisah secara baik-baik. Kami tegaskan pula bahwa ini adalah keputusan bersama. Tiidak ada sangkut pautnya dengan pihak ketiga,” sambung dia.
Hal serupa juga diungkap oleh kuasa hukum Ridwan Kamil, Oya Abdul Malik. Dia menegaskan bahwa sejumlah nama publik figur yang dikaitkan dengan Ridwan Kamil dan ramai di media sosial tidaklah benar.
”Secara jeas dan tegas dalam gugatan tidak ada pihak ketiga. Mau siapapun nama yang beredar itu tidak ada,” kata dia menegaskan.
Oya juga meminta semua pihak untuk menyebarkan isu-isu yang tidak benar. Permintaan ini bukan tanpa sebab, dia ingin menjaga perasaan kliennya dan istrinya yang saat ini tengah menjalani proses cerai.
”Saya juga himbau untuk menghentikan spekulasi pemberitaan tidak jelas karena kami juga harus menjaga masing-masing perasaan kedua belah pihak. Supaya ini bisa berjalan baik dengan teduh sehinhga tidak ada narasi yang ditimbulkan untuk pemberitaan. Bukan tidak terluka kedua belah pihak, tapi kita harus menjaga masing-masing pihak. Saya juga menghimbau pihak luar yang mengatasnamakan mengenal baik bapak dan ibu dengan memberikan narasi-narasi yang tidak bisa dipertanggung jawabkan,” kata dia.