Dede Sunandar Ngaku Gak Punya Duit Buat Ajukan Gugatan Cerai ke Pengadilan
Rumah tangga komedian Dede Sunandar dan sang istri, Karen, kembali menjadi sorotan publik setelah berbagai pengakuan mengejutkan mencuat ke hadapan publik. Di tengah isu kekerasan dalam rumah tangga (KDRT) dan dugaan perselingkuhan yang menyeret nama Dede, persoalan perceraian kini ikut menjadi perhatian.
Dede Sunandar mengaku hingga saat ini dirinya belum mengajukan gugatan cerai ke pengadilan lantaran terkendala masalah ekonomi. Scroll lebih lanjut yuk!
Konflik rumah tangga pasangan yang telah menjalani biduk pernikahan selama kurang lebih 12 tahun itu semakin memanas setelah Karen mengungkap pengalaman pahit yang dialaminya selama berumah tangga. Karen mengaku pernah mengalami tindak kekerasan fisik.
Bahkan, situasi disebut sempat menjadi semakin menyakitkan ketika anak sulung mereka turut terkena pukulan saat berusaha melindungi ibunya.
Tak berhenti sampai di situ, Karen juga mengungkap adanya dugaan perselingkuhan yang pernah dilakukan Dede Sunandar. Pernyataan tersebut dengan cepat menyebar luas dan memicu beragam respons dari masyarakat.
Menanggapi berbagai tudingan tersebut, Dede Sunandar akhirnya memberikan klarifikasi. Di hadapan awak media, ia mengakui sejumlah kesalahan yang pernah dilakukannya di masa lalu.
"Betul memang itu betul," kata Dede Sunadar, mengutip tayangan YouTube, Jumat 15 Mei 2026.
Namun, Dede Sunandar menjelaskan bahwa kejadian-kejadian tersebut bukanlah peristiwa yang baru terjadi. Menurutnya, hal itu merupakan bagian dari masalah yang pernah terjadi beberapa tahun silam.
"Cuma itu berapa tahun lalu. Alasan selingkuh, yang pertama aku selingkuh, karena aku lagi ada di atas aja kan, namanya cowok khilaf, tapi pas kesini ke sininya, istri udah mulai main game, cuma si Karen bilang 'jangankan pacar suami aja gak ada' ke teman gamenya, itu yang bikin aku emosi," jelas Dede Sunandar.
Di tengah memanasnya situasi rumah tangga mereka, proses menuju perceraian ternyata juga belum berjalan secara resmi. Dede Sunandar mengungkapkan bahwa dirinya belum mengajukan gugatan ke pengadilan karena terbentur biaya administrasi dan kebutuhan proses hukum lainnya.
"Kalau gugatan mungkin belum kan, pengadilan kan sekarang pakai uang, dari aku mungkin lama, mungkin dari reren. Dia tadi sih minta berkas-berkasnya, tolong rapihin KK KTP," kata Dede Sunandar.
Pernyataan tersebut pun menimbulkan perhatian publik. Di tengah persoalan rumah tangga yang sedang rumit, kondisi finansial rupanya menjadi hambatan tambahan bagi Dede Sunandar dalam menyelesaikan proses hukum secara resmi.
Meski demikian, Dede Sunandar mengaku telah berupaya meminta maaf kepada keluarga Karen atas berbagai persoalan yang terjadi. Ia menyadari bahwa dirinya memiliki kesalahan dan berharap persoalan tersebut dapat diselesaikan dengan baik.
"Dede yang salah, dede minta maaf ke reren, ke orang tuanya, ke om nya juga," katanya.
Sebelumnya, keluarga kedua belah pihak juga sempat melakukan mediasi untuk mencari jalan tengah. Upaya tersebut dilakukan dengan bantuan orang yang dipercaya kedua pihak. Namun menurut Dede, usaha memperbaiki hubungan tampaknya tidak berjalan sesuai harapan.
"Kemaren udah di tengahin, sama pak Sansan namanya, orang yang kita percaya, tapi dia juga gak ada itikadnya buat memperbaiki juga, dia bilang iya iya pas seminggu kemudian ikut sama manajernya yang sekarang gak tau aku kehasut atau gak balik lagi ke dia sih," tuturnya.
Kini, Dede Sunandar mengaku mulai menerima kenyataan bahwa rumah tangga mereka kemungkinan memang sulit dipertahankan. Meski berat, ia menilai keputusan berpisah bisa menjadi langkah yang lebih baik dibanding mempertahankan hubungan yang terus dipenuhi konflik.
"Emang udah bulat, gak bisa dihindari lagi, takutnya kedepannya jadi lebih parah," ujarnya.