Ucapan CEO Berbuntut Panjang, Nasib Giorgio Antonio Jadi Sorotan
Nama Giorgio Antonio belakangan ikut terseret dalam polemik antara Ruben Onsu dan Sarwendah. Kekasih Sarwendah itu mendadak menjadi sorotan publik setelah namanya ramai dikaitkan dengan berbagai spekulasi yang beredar di media sosial.
Salah satunya terkait dengan profesinya. Mengingat dalam berbagai kesempatan, keduanya melakukan siaran langsung atau live streaming hampir setiap hari.
Hal inilah yang kemudian memicu komentar dari netizen yang mempertanyakan status dan profesi Giorgio Antonio. Banyaknya pertanyaan itu, Giorgio Antonio langsung menanggapi. Dalam sebuah live dia memaparkan dirinya berprofesi sebagai CEO.
Namun pernyataan Giorgio tersebut tak mendapat sambutan positif dari masyarakat. Alhasil dirinya mendapat kritik hingga kehidupan pribadinya ikuti dicari tahu.
Menyusul banyaknya komentar miring yang ditujukan kepada Giorgio, peramal Denny Darko turut angkat bicara. Menurutnya, Giorgio seharusnya bisa merespons pertanyaan tersebut dengan sikap yang lebih rendah hati.
“Ditanya CEO apa cek aja sendiri, sejatinya harusnya dia melakukan sesuatu yang sudah terbukti dan ini pasti akan laku di masyarakat yaitu merendah,” kata dia dikutip dari tayangan YouTube Denny Darko, Jumat 12 Juni 2026.
Denny juga menilai status sebagai CEO sebenarnya bisa disampaikan dengan cara yang lebih santun dan mudah diterima publik. Bahkan, ia menyarankan agar Giorgio meminta bantuan ahli tata bahasa untuk merangkai penyampaiannya.
“Ya CEO kecil-kecilan bukan seperti di dracin-dracin yang kalian tonton. Saya juga malu menunjukkannya mohon dukungannya. Tau kan CEO artinya seseorang yang memang menentukan keputusan sebuah perusahaan. Kalau perusahaan ini isinya lima orang dia yang menentukan ini kan tetap CEO. Kalau orang-orang di benaknya CEO itu kayak bos-bos di dracin kan,” jelas dia lebih lanjut.
Denny menilai seseorang sebaiknya tidak menampilkan kesan arogan di hadapan publik. Menurutnya, sikap yang terkesan sombong kerap memicu respons negatif dari masyarakat.
“Tapi kita menunjukkan bukan seseorang yang sombong. Saya pikir di Indonesia itu hanya orang yang atau terlihat sombong kemudian akan dicerca,” sambunya.