Hak Asuh Anak di Tangan Daehoon, Jule Tak Dilarang Bertemu Buah Hati

Daehoon dan Jule
Daehoon dan Jule

 Na Daehoon akhirnya buka suara mengenai kondisi keluarganya setelah resmi bercerai dari Julia Prastini alias Jule. Di tengah berbagai spekulasi yang beredar, Daehoon menegaskan satu hal penting, hak asuh ketiga anaknya kini sepenuhnya berada di tangannya. Meski demikian, ia memilih bersikap bijak dengan tidak membatasi hubungan anak-anaknya dengan sang ibu kandung.

Dalam pernyataan yang disampaikannya secara terbuka, Daehoon mengaku sudah lelah membicarakan masa lalu. Ia ingin fokus pada masa depan dan memastikan anak-anaknya mendapatkan pengasuhan terbaik tanpa konflik berkepanjangan. Keputusan ini diambil setelah proses perceraian mereka dinyatakan selesai. Scroll ke bawah untuk simak artikel selengkapnya. 

Na Daehoon.

“Siapa yang asuh anak, hak asuh semuanya di aku… aku jelasin sekali aja, sekali… ini terakhir kali aku ngomong tentang masa lalu dan selanjutnya juga aku nggak bakal ngomong di mana-mana… emang udah selesai dan anak-anak akan dijagain sama aku,” ujar Daehoon dalam keterangannya yang dikutip dari Instagram @exclusivetimnasartis pada Jumat, 2 Januari 2025. 

Pernyataan tersebut menegaskan bahwa ia tidak ingin lagi menyeret persoalan rumah tangga ke ruang publik. Fokus utamanya kini tertuju pada anak-anak yang akan diasuh dan dibesarkannya dengan penuh tanggung jawab.

Namun yang menarik perhatian publik, Daehoon juga menegaskan bahwa dirinya tidak akan memutus peran Jule sebagai ibu. Ia menilai hubungan anak dan ibu kandung adalah hal yang tidak boleh dirusak oleh konflik orang dewasa.

“Tapi aku nggak akan larang anak-anak ketemu ibu kandung,” tambahnya. 

Seperti diketahui, pernikahan Daehoon dan Jule kandas akibat isu orang ketiga. Jule diduga menjalin hubungan dengan seorang petinju bernama Safrie Ramadhan. Meski isu tersebut sempat memicu kehebohan, Daehoon kini memilih untuk tidak lagi memperpanjang polemik.

Dengan hak asuh anak yang telah ditetapkan, Daehoon berharap publik bisa menghormati keputusannya dan berhenti mengaitkan masa lalunya dengan kehidupan anak-anak. Ia menegaskan bahwa yang terpenting saat ini adalah memberikan lingkungan aman, stabil, dan penuh kasih bagi buah hatinya.