Ditemukan Lagi 5 Sampel Baru Diduga Kerangka Alvaro di Tenjo Bogor
Lima sampel baru diduga tulang korban penculikan dan pembunuhan, Alvaro Kiano Nugroho (6), berhasil ditemukan di Jembatan Cilalay, Tenjo, Kabupaten Bogor, Jawa Barat, Rabu (26/11).
Kepolisian turut melibatkan unit anjing pelacak (K9) guna menyisir area penemuan awal kerangka Alvaro yang diduga masih tertinggal di sana.
“Dari hasil pencarian hari ini, kita mulai jam 12.00 WIB siang sampai sekarang, ada beberapa yang kita temukan,” kata Kasat Reskrim Polres Metro Jakarta Selatan, AKBP Ardian Satrio Utomo, kepada wartawan di Bogor, Rabu (26/11).
Olah TKP Dibantu Dokkes Polri
Ardian menjelaskan, pencarian kerangka dilakukan Satuan Reskrim Polres Metro Jakarta Selatan dengan bantuan Pusat Kedokteran dan Kesehatan Kepolisian Negara Republik Indonesia (Dokkes Polri).
Dalam kesempatan itu, AKBP Ardian menjelaskan timnya juga melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) sekaligus pencarian lanjutan untuk melengkapi kerangka korban.
Proses Identifikasi DNA
Nantinya, lanjut dia, sampel tulang yang ditemukan akan dikumpulkan dan diperiksa lebih lanjut melalui tes DNA. Hasil tes akan dicocokkan dengan DNA milik orang tua Alvaro untuk memastikan identitas korban.
“Nanti akan kita periksa lebih lanjut,” tandas perwira polisi berpangkat melati dua itu, dilansir Antara.
Alvaro Kiano Nugroho diketahui dibuang ke Sungai Cerewed, yang terletak di bawah Jembatan Cilalay, setelah bocah laki-laki itu menghilang selama delapan bulan.
Pelaku utama di balik penculikan dan pembunuhan keji ini adalah ayah tiri korban, Alex Iskandar (49), mantan suami dari ibu Alvaro, Arum. Polisi berhasil menemukan jasad Alvaro dan menangkap Alex pada Rabu (19/11) malam.
Kasus ini semakin menggemparkan setelah pelaku, Alex Iskandar, ditemukan gantung diri di ruang konseling Polres Metro Jakarta Selatan tidak lama setelah ditangkap dan ditahan oleh kepolisian. (*)