Jejak Terakhir Yudha: Curhatan di Facebook, Hilang, Diduga Ditemukan Jadi Kerangka
Warga Desa Pematang Ganjang, Kecamatan Sei Rampah, Kabupaten Serdang Bedagai (Sergai), Sumatera Utara, dikejutkan dengan penemuan kerangka manusia di dalam batang pohon aren yang sudah tumbang, Selasa (9/9/2025) sore.
Penemuan ini bermula saat dua warga, Rian dan Aldi, hendak mengambil buah sawit di sekitar lokasi. Dari retakan batang pohon aren yang roboh, mereka mendapati tulang-belulang manusia.
“Pohon tersebut sudah mati sekitar empat tahun lalu, namun baru tumbang akibat angin kencang kurang lebih seminggu yang lalu. Dari retakan itu mereka terkejut melihat ada tulang,” ujar Kasi Humas Polres Sergai, Iptu LB Manulang, dikutip dari Tribun Jabar, Rabu (17/9/2025).
Polisi yang datang ke lokasi mengamankan sejumlah barang diduga milik korban. Barang itu antara lain celana panjang hitam, baju biru bertuliskan Just Run, ponsel Nokia berwarna hitam, serta gelang aluminium berwarna perak.
Kerangka tersebut diduga kuat milik M Yuda (23), pemuda setempat yang dilaporkan hilang sejak Agustus 2023.
Pencarian Panjang Keluarga Berakhir Pilu
Ibu korban, Amelia (53), yakin bahwa kerangka itu adalah milik anaknya.
“Saya yakin tengkorak itu adalah anak saya (Yudha),” kata Amelia.
Dugaan tersebut juga dikuatkan oleh keterangan adik korban.
“Kata adiknya, dia sempat mau meminjam celananya, tapi tidak dikasih, marah dia. Selain itu, ada gelang yang ditemukan di lokasi kejadian, kata adiknya itu punya Yudha,” ungkap Kanit Reskrim Polsek Firdaus, Iptu Anggiat Sidabutar.
Meski demikian, polisi belum dapat memastikan identitas kerangka tersebut.
“Belum bisa disimpulkan pembunuhan atau tidak. Kita menunggu hasil DNA siapa mayat tersebut,” tambah Anggiat.
Hilang Sejak 2023, Tinggalkan Jejak Misterius
Sejak Agustus 2023, Yudha dinyatakan hilang. Menurut keluarganya, ia sempat merantau ke Palembang, Aceh, dan Medan untuk bekerja sebagai tukang las dan ikut proyek pembangunan pabrik kelapa sawit (PKS).
Sang kakak, Meutia, mengenang kebiasaan adiknya yang selalu menanyakan kabar keluarga meski dalam keadaan marah.
“Pigi dia merantau di tlfn nya mamaknya di tnya nya kabar mamaknya. Di tanya nya kabar ayahnya. Wlw dia marah dia bukan tipe ank pendendam,” ujar Meutia.
Curhatan Terakhir di Media Sosial
Beberapa minggu sebelum menghilang, tepatnya Juli 2023, Yudha sempat membagikan sebuah unggahan di Facebook. Ia merepost kutipan dari Instagram yang kini dianggap menyiratkan isi hatinya:
“Semakin sering seseorang tidak dihargai, semakin tinggi cuek yang ia akan miliki. Kadang yang menciptakan sifat buruk seseorang itu bukan dirinya melainkan perlakuan orang lain terhadap dirinya.”
Curhatan itu makin terasa berat bagi keluarga setelah kepergiannya tanpa kabar. Dan kini, dua tahun berselang, mereka justru menemukan kerangka hanya berjarak sekitar 20 meter dari rumah.
“Saya yang kehilangan kabar adik saya sejak 2 tahun ini.... Tbtb tau ada krangka manusia di belakang rumah... Pikir kalian aja sendiri akal pikiran perasaan kami gmna seketika,” tutur Meutia dengan penuh pilu.
Polisi Tunggu Hasil DNA
Kerangka manusia itu kini dibawa ke RS Bhayangkara Tk II Medan untuk proses otopsi dan uji DNA. Sampel DNA keluarga sudah diambil, dan polisi masih memeriksa sejumlah saksi, termasuk orang yang terakhir bertemu Yudha sebelum hilang.
“Setelah identitas tengkorak itu dipastikan, baru penyelidikan lebih lanjut dilakukan,” tegas Iptu Anggiat Sidabutar.
Di saat situasi tidak menentu, Kompas.com tetap berkomitmen memberikan fakta jernih dari lapangan. Ikuti terus update terkini dan notifikasi penting di Aplikasi Kompas.com.