Ramai Isu Voting Ridho Unggul, Begini Aturan Resmi Penentuan Pemenang Puskas Award 2025

11 Nominasi FIFA Puskas Award 2025, Shortlist 11 Gol: Ditentukan Panel Ahli FIFA, Fans dan Legenda FIFA Punya Bobot Sama, Sistem Skoring: 13 Poin untuk Peringkat Pertama, Voting Dimulai 13 November, Ditutup 3 Desember
11 Nominasi FIFA Puskas Award 2025

Polemik soal klaim Rizky Ridho memimpin voting Puskas Award 2025 semakin meluas di media sosial. Di tengah derasnya unggahan yang mengeklaim pemain Persija Jakarta itu sudah unggul jauh, FIFA sebenarnya memiliki aturan ketat dan berlapis terkait proses penentuan pemenang.

FIFA melalui dokumen resmi bertajuk THE BEST FIFA FOOTBALL AWARDS 2025 Rules of Allocation menegaskan bahwa pemenang FIFA Puskás Award (kategori pria) dan FIFA Marta Award (kategori wanita) tidak ditentukan semata dari hasil voting fans. Ada mekanisme gabungan antara suara publik dan panel legenda sepakbola dunia.

Aturan tersebut juga menetapkan bahwa gol yang dinilai adalah yang dicetak dalam rentang 11 Agustus 2024 hingga 2 Agustus 2025, tanpa memandang kompetisi maupun kebangsaan pemain.

Shortlist 11 Gol: Ditentukan Panel Ahli FIFA

FIFA menyebut bahwa daftar nominasi awal disusun bersama para pemangku kepentingan sepakbola. Selanjutnya, panel ahli yang ditunjuk otoritas sepakbola dunia itu akan memilih 11 gol terbaik untuk masuk daftar pendek.

Shortlist tersebut dipublikasikan di situs resmi FIFA agar dapat dipilih publik melalui sistem voting online.

Fans dan Legenda FIFA Punya Bobot Sama

Pada tahap pemilihan pemenang, FIFA menjelaskan adanya dua kelompok juri: FIFA Legends dan pemilih dari seluruh dunia yang terdaftar di FIFA.com.

Meski jumlah pemilih fans bisa mencapai jutaan, bobot suaranya tidak lebih besar dari panel legenda.

FIFA menulis bahwa suara fans dan suara legenda “memiliki bobot sama masing-masing setengah dari total hasil akhir”.

Setiap pemilih wajib memberikan tiga pilihan dengan bobot poin berbeda: Posisi pertama mendapat lima poin, posisi kedua tiga poin, dan posisi ketiga satu poin.

Sistem Skoring: 13 Poin untuk Peringkat Pertama

Usai penghitungan di masing-masing kelompok (fans dan legenda), FIFA menetapkan skema skor:

  • Peringkat pertama diberi 13 poin, kedua 11 poin, ketiga 9 poin, hingga peringkat ke-11 yang mendapat 1 poin.
  • Total skor dari dua kelompok inilah yang menentukan pemenang.
  • Jika Terjadi Seri, Ini Mekanisme Penentunya

Jika dua gol atau lebih memiliki jumlah skor akhir sama, FIFA sudah menyiapkan tahapan penentu:

  • Pertama, pemenang ditentukan dari skor tertinggi pilihan fans.
  • Jika masih seri, ditentukan dari jumlah suara 5 poin dari fans.
  • Jika tetap imbang, dilihat dari jumlah suara 3 poin.
  • Jika masih buntu, barulah mekanisme identik diterapkan pada suara panel legenda.
  • Apabila semua tahapan tetap tidak menghasilkan pemenang tunggal, FIFA menegaskan bahwa para pencetak gol tersebut akan berbagi penghargaan secara bersama.

Voting Dimulai 13 November, Ditutup 3 Desember

FIFA mengingatkan bahwa periode voting berlangsung dari 13 November hingga 3 Desember 2025 pukul 23.59 CET. Keterlambatan, pelanggaran etik, atau indikasi manipulasi memungkinkan FIFA menghapus suara tertentu sesuai Pasal 12. Dengan sistem ini, klaim sepihak mengenai siapa yang unggul tidak bisa dijadikan acuan sebelum FIFA merilis hasil resmi.