Media Asing Ungkap Pesaing Berat Rizky Ridho untuk Dapat Puskas Award 2025
Media asing yang berbasis di Hokkaido, Jepang, Football Tribe menyoroti peluang Kapten Persija Jakarta, Rizky Ridho untuk mendapatkan Puskas Award FIFA 2025.
Ridho resmi masuk nominasi Puskas berkat gol jarak jauhnya saat Macan Kemayoran melawan Arema dalam lanjutan Liga 1 Indonesia 2024/25 di Stadion Patriot Candrabhaga, Bekasi, 9 Maret 2025.
Gol itu tercipta saat laga memasuki menit ke-62 dan dalam kondisi Persija hanya diperkuat sembilan pemain.
Gol Spektakuler Rizky Ridho Masuk Nominasi Puskas Award 2025
Sayangnya, dalam pertandingan itu, Persija harus menelan kekalahan. Arema membalikkan keadaan melalui gol Pablo Oliveira, Dalberto, serta gol bunuh diri Muhammad Ferarri, skor akhir 1-2 untuk kemenangan Singo Edan.
Terlepas dari itu, gol Ridho di pertandingan tersebut kini disejajarkan dengan deretan gol kelas dunia yang masuk nominasi Puskas Award 2025. Di antarany tendangan bebas Declan Rice saat Arsenal kontra Real Madrid.
Kemudian, tendangan melengkung luar biasa Lamine Yamal dalam Derby Catalan, dan tendangan sepeda Santiago Montiel yang memukau untuk Independiente.
Ini adalah kali kedua pemain Asia Tenggara berada di panggung bergengsi ini, setelah Faiz Subri yang sukses memenangkan penghargaan pada 2016 lewat tendangan bebas fenomenalnya.
Pesaing Berat Ridho
Amr Nasser
Tahun ini, pemenang Puskas akan ditentukan melalui kombinasi voting penggemar global dan penilaian panel juri FIFA. Sistem ini dibuat setelah kontroversi kemenangan Mohamed Salah pada 2018 yang dipengaruhi ledakan suara penggemar Mesir.
Basis pendukung Indonesia yang sangat besar memberi Ridho peluang mendapatkan gelar. Namun, Football Tribe, menilai hal itu tidak mudah.
Salah satu nama yang disebut berpotensi menggagalkan bek Timnas Indonesia itu adalah Amr Nasser dari Mesir, yang diprediksi mendapat dukungan masif dari penggemar yang terkenal sangat aktif dalam voting.
“Amr Nasser dari Mesir diperkirakan akan menerima dukungan signifikan dari jaringan penggemar yang sama bersemangatnya yang pernah mengubah aturan voting penghargaan tersebut,” tulis media itu, dikutip Rabu 19 November 2025.