Ramai Isu IQ Reza Arap Cuma 85, Benarkah Jadi Penyebab Mundur dari Marapthon?

Reza Arap.
Reza Arap.

 Rangkaian live streaming Marapthon yang digagas oleh Reza Arap bersama komunitas AAA CLAN masih terus berjalan meriah. Program yang telah memasuki hari ke-30 itu sebelumnya dipenuhi berbagai segmen hiburan serta kehadiran sejumlah bintang tamu yang membuat suasana siaran semakin hidup.

Namun di tengah kemeriahan tersebut, publik dikejutkan oleh keputusan Reza Arap untuk pamit sementara dari kegiatan streaming tersebut. Pengumuman itu ia sampaikan langsung saat salah satu sesi live berlangsung. Scroll untuk tahu lebih lanjut, yuk!

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Keputusan mendadak ini sempat memunculkan berbagai spekulasi di media sosial. Salah satunya berkaitan dengan isu yang menyebutkan bahwa IQ Arap berada di angka 85.

Meski begitu, alasan sebenarnya di balik langkah Arap ternyata berkaitan dengan kondisi kesehatan mental yang sedang ia hadapi.

Sempat Berpamitan di Tengah Streaming

Momen pamit itu terjadi pada Jumat 6 Maret 2026, ketika Arap berada di lokasi streaming Marapthon. Tanpa banyak penjelasan, ia berpamitan kepada para anggota AAA CLAN satu per satu.

Ia terlihat menyalami Aloy, Ibot, Garry, Junis, hingga Yuka sebelum akhirnya melambaikan tangan ke arah kamera dan meninggalkan ruangan.

Peristiwa tersebut langsung memicu rasa penasaran dari para penonton. Kolom komentar siaran pun dipenuhi pertanyaan mengenai keberadaan Arap, yang juga dikenal dengan sapaan YB.

Tak lama setelah itu, salah satu rekannya, Tepe, akhirnya memberikan penjelasan mengenai kondisi Arap. Menurut Tepe, Arap baru saja menjalani konsultasi dengan psikolog dan psikiater. Dari hasil pemeriksaan tersebut, ia didiagnosis mengalami gangguan depresi berat.

"Arap itu kemarin sempat ke psikolog sama psikiater, dan dari situ dia didiagnosa kena major depression disorder intinya stres lah, berat," ujar Tepe, dikutip Kamis 12 Maret 2026. 

Karena kondisi tersebut, Arap disarankan untuk mengambil jarak sementara dari aktivitas sosial maupun pekerjaan.

"Kata dokter dia diwajibkan untuk menjauh dari lingkungan sosial atau lingkungan pekerjaannya terlebih dahulu," kata Tepe.

Beberapa hari kemudian, tepatnya pada 8 Maret, Arap sempat muncul kembali dalam siaran Marapthon. Namun kemunculannya hanya sebentar dan ia tidak banyak terlibat dalam aktivitas streaming sebelum akhirnya keluar dari frame kamera.

Klarifikasi soal Isu IQ 85

Di tengah kabar tersebut, muncul pula perbincangan mengenai hasil tes IQ Arap yang disebut berada di angka 85. Menanggapi isu itu, Arap membagikan percakapan dengan asistennya terkait penjelasan dari psikolognya.

"Aku ditegur sama psikolog soal test IQ. Sama Andreas juga," kata Reza Arap dalam chat kepada asistennya, Cynthia.

"Karena ngerjain pas lagi depresi ya," balas Cynthia.

Psikolog yang menangani Arap menjelaskan bahwa hasil tes IQ yang dilakukan saat kondisi emosional tidak stabil bisa saja tidak mencerminkan kemampuan sebenarnya.

"Sebenarnya tes IQ dalam kondisi kurang fit dan emosional yang belum stabil bisa jadi hasil IQ-nya tidak valid. Itu tujuannya tes IQ buat apa?" ujar psikolog.

Karena alasan tersebut, Arap juga disarankan untuk tidak terlalu banyak muncul di hadapan publik untuk sementara waktu.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

"Kalau dari sudut pandang saya baiknya Reza enggak usah terlalu tersorot dulu jika menyangkut masalah kepribadian, dan emosional. Karena bisa jadi makin banyak orang melabeli yang bukan seharusnya," imbuh psikolog.

Dengan demikian, keputusan Arap untuk menepi dari Marapthon bukanlah karena isu kecerdasan yang ramai dibicarakan, melainkan demi fokus pada pemulihan kesehatan mentalnya terlebih dahulu.