Profil Widiyanti Putri Wardhana, Menpar yang Kena Semprot DPR Usai Pamer Penghargaan
Menteri Pariwisata (Menpar) Widiyanti Putri Wardhana menjadi sorotan publik usai mendapat teguran keras saat menghadiri rapat kerja bersama Komisi VII DPR di Gedung DPR, Senayan, Jakarta, Rabu (21/1/2026).
Paparan yang menunjukkan prestasi berupa penghargaan Kemenpar sepanjang 2025 justru berujung kritik.
Mulanya, ia menyebutkan bahwa Kemenpar sudah meraih 154 penghargaan dari berbagai organisasi internasional sepanjang 2025.
"Meningkat jauh dibandingkan pencapaian tahun 2024 yang hanya sebesar 66 penghargaan," ujarnya dikutip dari , Kamis (22/1/2026).
Namun, Ketua Komisi VII DPR Saleh Daulay mempertanyakan apa manfaat penghargaan yang sudah diterima Kemenpar.
"Tapi, rakyatnya dapat apa? Dan ini ada 154. Saya ingin ini dijelaskan satu per satu, jenisnya apa saja, penghargaan ini dan dampaknya untuk rakyat Indonesia," tandas Saleh.
Berikut profil Menpar Widiyanti Putri Wardhana yang kena semprot saat menghadiri rapat kerja dengan Komsi VII DPR.
Profil Widiyanti Putri Wardhana
Dilansir dari laman resmi Kemenpar, Widiyanti Putri Wardhana saat ini menjabat sebagai Menteri Pariwisata Republik Indonesia di Kabinet Merah Putih.
Ia dilantik oleh Presiden Prabowo Subianto pada 21 Oktober 2024.
Widiyanti merupakan lulusan Pepperdine University, Amerika Serikat.
Ia meraih gelar Bachelor of Science di bidang Administrasi Bisnis pada 1993.
Sebelum terjun ke pemerintahan, Widiyanti dikenal sebagai pengusaha.
Ia pernah menjabat sebagai Direktur PT Teladan Aprima Agro pada 2012–2021, kemudian dipercaya menjadi Komisaris perusahaan yang sama hingga 2024.
Di luar dunia usaha, Widiyanti juga aktif dalam kegiatan sosial.
Ia menjabat Sekretaris Jenderal Yayasan Jantung Indonesia (YJI) pada periode 2018–2024 dan berperan dalam kampanye pencegahan penyakit jantung serta pembuluh darah.
Widiyanti Lahir di Keluarga Pengusaha
Sementara itu, catatan Kompaspedia pada Selasa (10/12/2024), Widiyanti merupakan anak sulung dari tiga bersaudara dalam keluarga Wiwoho Basuki Tjokronegoro dan Kartika Basuki.
Sejak kecil, Widi tumbuh di lingkungan keluarga yang lekat dengan dunia usaha.
Sosok ayahnya, Wiwoho Basuki, dikenal sebagai pengusaha besar yang membangun Teladan Group serta perusahaan konstruksi Tripatra Engineering.
Kiprahnya di dunia bisnis sudah menonjol sejak era Orde Baru. Wiwoho Basuki juga tercatat sebagai salah satu pendiri Indika Energy dan Kideco Jaya Agung.
Kesuksesan tersebut mengantarkan Wiwoho Basuki masuk dalam daftar 100 orang terkaya di Indonesia versi majalah Globe Asia pada 2007 (Kompas, 18/11/2007).
Sementara itu, ibunda Widiyanti, Kartika Basuki, memiliki latar belakang berbeda.
Ia pernah menjadi atlet lari cepat nasional pada era 1960-an dan dikenal pula sebagai seorang pelukis.
Dalam segala situasi, KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih dari lapangan. Kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme. Berikan apresiasi sekarang