Ngeri! Begini Hukum Fitnah dalam Islam Menurut Ustaz Khalid Basalamah
Dalam Islam, fitnah bukan sekadar ucapan buruk atau tuduhan sembarangan, tetapi termasuk dosa besar yang bisa membawa pelakunya pada azab berat di akhirat. Hal ini karena fitnah dapat merusak kehormatan, menimbulkan perpecahan, dan menghancurkan kehidupan seseorang tanpa dasar yang benar.
Ustaz Khalid Basalama menjelaskan secara tegas bagaimana beratnya hukum fitnah dalam Islam. Beliau mengingatkan bahwa fitnah bukan hanya urusan dunia, tetapi juga bisa menjadi sebab seseorang mendapat siksa di neraka.
Ustaz Khalid Basalamah
Dalam salah satu ceramahnya, Ustaz Khalid mengutip potongan hadis Rasulullah SAW yang menggambarkan betapa besar dosa orang yang memfitnah.
“Barang siapa yang mengatakan pada seorang mukmin perkara yang tidak ada padanya, jadi misalnya dia fitnah Si Fulan begini Si Fulan begitu, tujuannya untuk mencelakakan orang itu tapi tidak ada padanya, maka kata Nabi Shallallahu Alaihi Wasallam, maka dia akan ditahan dalam aradal khabal atau lumpur yang bercampur dengan perasan kotoran penduduk neraka atau tinatul khabal dalam bahasa lain,” jelasnya yang dikutip dari YouTube Khalid Basalamah Official pada Jumat, 7 November 2025.
Ustaz Khalid menegaskan bahwa fitnah bukan hanya bentuk kezaliman terhadap sesama, tetapi juga pelanggaran besar terhadap hukum Allah. Ia menggambarkan betapa mengerikan kondisi orang yang mendapat azab akibat fitnah di akhirat kelak:
“Ahli neraka itu dalam banyak hadis disebutkan mereka disiksa dalam kondisi darahnya keluar, tanahnya keluar, kotorannya keluar. Itu semua menumpuk dan dijadikan sebagai makanan mereka lagi, naudzubillah. Salah satunya adalah orang-orang yang suka menuduh orang lain, apalagi orang beriman, sehingga terfitnahlah orang tersebut padahal dia tidak melakukannya,” tambahnya menjelaskan.
Ustaz Khalid juga mengingatkan bahwa satu-satunya cara agar terlepas dari dosa fitnah adalah dengan bertaubat dan meminta maaf kepada orang yang difitnah. Selama hal itu belum dilakukan, pelaku akan tetap menanggung dosanya hingga di akhirat.
“Maka dia akan berada dalam lumpur yang bercampur dengan perasan kotoran penduduk neraka itu sampai dia keluar dari apa yang dia katakan, dalam kurung bertaubat dan minta penghalalan dari orang yang dibicarakan. Jadi kalau ada masalah sama orang, maka selesaikan di dunia ini. Gak ada ruginya minta maaf, maafin saya, selesai,” tandasnya.