Spesifikasi Mazda EZ-60, Calon Rival bZ4X di Indonesia
Mazda EZ-60 merupakan Sport Utility Vehicle (SUV) yang meluncur di Cina sebagai hasil kerja sama dengan manufaktur asal Tiongkok, Changan.
Model tersebut akan ditawarkan dalam opsi mobil listrik dan varian berteknologi Extended Range Electric Vehicle (EREV).
Meluncur di Cina pada 25 September, Mazda EZ-60 ditawarkan mulai dari 119.900 yuan sampai 160.900 yuan atau sekitar Rp 279 jutaan-Rp 374,4 jutaan dalam kurs rupiah.
Menariknya produk garapan Mazda dan Changan ini juga akan diekspor menggunakan nama Mazda CX-6e.

Hanya saja belum diketahui pasti negara mana yang jadi tujuan. Tetapi ada peluang Mazda EZ-60 ditawarkan di Indonesia.
Ketika dikonfirmasi belum lama ini PT Eurokars Motor Indonesia (EMI) tidak menampik Mazda EZ-60 dapat dihadirkan di dalam negeri.
Mazda EZ-60 dapat menggantikan posisi mobil listrik MX-30 yang produksinya telah dihentikan di Jepang. Di Indonesia, penjualannya sangat terbatas dan harganya tinggi di Rp 800 jutaan.
Apabila masuk Indonesia, Mazda EZ-60 kemungkinan dihadirkan dalam varian Electric Vehicle (EV) saja dan mengisi segmen Toyota bZ4X.
Sebagai gambaran, harga Toyota bZ4X Completely Built Up (CBU) Jepang adalah Rp 1 miliar. Banderol ini masih bisa turun setelah mulai dirakit lokal nantinya.
Desainnya sekilas masih mengadopsi karakter dari MX-30. Namun jauh lebih futuristik berkat LED bar menyipit dan tampilan depan sleek tanpa banyak tambahan ornamen.
Dimensi P x L x T dari Mazda EZ-60 adalah 4.850 mm x 1.935 mm x 1.620 mm. Kemudian wheelbase-nya 2.902 mm, tawarkan kabin luas untuk konfigurasi lima penumpang.
Bicara soal spesifikasi teknis, motor elektriknya berdaya 190 kW atau setara 255 hp. Sedangkan baterainya berupa lithium ion berkapasitas 77,94 kWh disuplai oleh CALB.
Berdasarkan metode pengetesan CLTC, Mazda EZ-60 dapat menempuh jarak 600 kilometer dalam satu kali pengisian daya.

Spesifikasi Mazda EZ-60
Dimensi
- P x L x T: 4.850 mm x 1.935 mm x 1.620 mm
- Wheelbase: 2.902 mm
- Kapasitas: 5-seater
Sumber Daya dan Performa
- Jenis baterai: Lithium-ion
- Kapasitas baterai: 77,94 kWh
- Jarak tempuh: 600 kilometer
- Tenag puncak: 190 kW (255 hp)
Kaki-kaki
- Jenis penggerak: Rear Wheel Drive (RWD)/penggerak roda belakang
- Ukuran ban: 255/50 R21
- Suspensi depan: Strut
- Suspensi belakang: Multi-link