Penjualan Mazda Januari-November 2025, Pertahankan Stabilitas

 Mazda menjadi pabrikan Jepang yang berhasil mempertahankan angka penjualan sepanjang 2025. Di periode Januari-November 2025, retail-nya berada di angka 2.874 unit.

Tidak dapat dipungkiri, saat ini industri otomotif tengah menghadapi tantangan. Pelemahan daya beli beli dan kondisi ekonomi yang belum pulih sepenuhnya berdampak besar terhadap penjualan mobil baru.

“Di Indonesia, sebagian besar orang masih menganggap mobil sebagai  means of mobility, elemen penting dalam kehidupan sehari-hari,” kata Ricky Thio, Chief Operating Officer PT Eurokars Motor Indonesia dalam siaran resminya, dikutip Kamis (18/12).

Namun dia mengungkapkan banyak konsumen juga melihat mobil sebagai gaya hidup dan bukan sekadar alat untuk mobilitas, sejalan dengan nilai yang ditawarkan oleh Mazda melalui lini kendaraannya.

Mazda di GJAW 2025

Hal tersebut menjadi salah satu kunci Mazda mempertahankan penjualan yang stabil di 2025.

Tercatat di data Gaikindo, penjualan Mazda secara retail per bulan stabil di angka 200 sampai 300 unit. Angka terendahnya adalah 205 pada April 2025.

Ricky turut menjelaskan, penurunan market share Mazda di Oktober 2025 adalah 0,12 persen. Angka itu diklaim lebih rendah dibandingkan sejumlah pabrikan Jepang lain.

Data internal PT Eurokars Motor Indonesia menyebutkan bahwa banyak manufaktur asal Negeri Sakura mengalami koreksi pangsa pasar 2-3 persen.

Sementara secara penjualan retail atau distribusi dari diler ke konsumen, segmen premium baik dari Jepang maupun Eropa alami kontraksi 39 persen sampai 44 persen. Mazda hanya berada di angka 29 persen.

Ricky menegaskan faktor-faktor seperti Total Ownership Cost (TOC) mencakup biaya servis sampai harga jual kembali, menjadi pertimbangan konsumen sebelum melakukan pembelian mobil saat ini.

Oleh karena itu Mazda berusaha menawarkan TOC yang efisien dan dapat menguntungkan bagi konsumen.

Mazda di GJAW 2025

Meskipun begitu, dirinya berharap pasar otomotif masih bisa pulih lagi di 2026 dengan dukungan dari semua pihak terkait.

“Kurva daya beli diharapkan kembali naik. Dengan ekosistem yang sehat dan kolaboratif, industri ini akan menemukan momentumnya,” tegas Ricky.

Penjualan Mazda Januari-November 2025 (Retail)

  • Januari, 247 unit
  • Februari, 297 unit
  • Maret, 313 unit
  • April, 205 unit
  • Mei, 253 unit
  • Juni, 220 unit
  • Juli, 223 unit
  • Agustus, 333 unit
  • September, 317 unit
  • Oktober, 234 unit
  • November, 232 unit

Total: 2.874 unit